Perpustakaan Era Generasi C di UMY: KPDI 2026 Bahas Transformasi Budaya Digital

Rabu, 3 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta – Perubahan pola hidup masyarakat yang sepenuhnya terkoneksi melalui perangkat digital semakin menegaskan lahirnya Generasi C (Connected Generation).

Fenomena ini menghadirkan tantangan baru bagi perpustakaan digital di Indonesia, yang dituntut tak hanya menyediakan akses informasi, tetapi juga memahami perilaku audiens yang kian dinamis.

Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI) ke-17 yang dijadwalkan berlangsung pada 4-6 Agustus 2026 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) diproyeksikan menjadi ruang diskusi penting untuk menjawab perubahan tersebut.

Forum ini diharapkan mampu memetakan langkah strategis perpustakaan digital dalam menghadapi budaya keterhubungan lintas generasi.

Wakil Ketua Forum Perpustakaan Digital Indonesia (FPDI), Ida Fajar Priyanto, Ph.D., menyebut seluruh lapisan masyarakat saat ini telah bertransformasi menjadi kelompok yang selalu terhubung secara digital.

“Sekarang semuanya sudah menjadi masyarakat Generasi C, generasi yang connected. Itu realitas yang harus dipahami pengelola perpustakaan digital,” ujar Ida dalam Talk Show Kickoff KPDI 17 yang diselenggarakan Perpustakaan UMY, Rabu (3/12/2025).

Ida menegaskan bahwa perubahan perilaku digital tidak hanya terjadi pada kalangan muda. Masyarakat dewasa pun bergantung pada gawai untuk mencari informasi, mengambil keputusan, hingga menjalankan aktivitas harian.

Perpustakaan digital karenanya perlu menyesuaikan layanan agar relevan dengan pola pencarian informasi yang semakin cepat, instan, dan berbasis jaringan.

Fokus KPDI ke-17 tahun depan juga bergeser, dari sebelumnya menyoroti teknologi dan kecerdasan buatan, kini masuk pada pembahasan manusia sebagai pusat interaksi digital.

“Kami ingin mengangkat perilaku dan budaya informasi masyarakat. Kecerdasan buatan itu membantu manusia, bukan menggantikannya,” kata Ida.

Perpustakaan digital, menurut Ida, memiliki tanggung jawab membentuk masyarakat yang tidak sekadar terhubung, tetapi juga mampu mengolah informasi menjadi pengetahuan.

Pergeseran ini menjadi penentu apakah ekosistem digital Indonesia berkembang menuju masyarakat pengetahuan (knowledge society) atau justru terjebak dalam banjir informasi yang tidak terkendali.

Mengusung tema “Kesadaran Perilaku, Interaksi, dan Budaya Informasi di Era Kecerdasan Buatan”, KPDI ke-17 disiapkan untuk merumuskan model layanan perpustakaan yang adaptif terhadap perilaku Generasi C.

Penguatan literasi digital, peningkatan kompetensi pustakawan, serta pengembangan ekosistem berbasis pengetahuan menjadi agenda utama forum tersebut.

Dengan arah ini, perpustakaan ditantang melampaui peran tradisional sebagai gudang informasi dan berkembang menjadi fasilitator transformasi budaya digital nasional. (ihd)

Berita Terkait

Mataf UMY: 7.131 Mahasiswa Memulai Perjalanan: Belajar Ilmu sekaligus Kehidupan 
Ketika Cita-cita Menjadi Dokter Harus Diperjuangkan hingga ke Ujung Sinyal
UMY Siapkan Sustainability Center, Belajar dari Smart Eco Campus ITS
HMI Tunas Bangsa UMY Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di NTT
Jawab Keresahan Soal LKS Mahal, Bupati Aep Gratiskan Modul Siswa SD-SMP di Karawang
Kreatif dan Bernilai Jual, Singkong Jadi Sushi di Program Pengabdian Untirta
UMY Perkuat Reputasi Global di Tengah Ketatnya Persaingan Kampus Asia
UMY Ubah Pola Konsumsi Rapat, 1.500 Pegawai Makan Siang Gratis Terpusat

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:15 WIB

Mataf UMY: 7.131 Mahasiswa Memulai Perjalanan: Belajar Ilmu sekaligus Kehidupan 

Minggu, 6 September 2026 - 18:32 WIB

Ketika Cita-cita Menjadi Dokter Harus Diperjuangkan hingga ke Ujung Sinyal

Sabtu, 5 September 2026 - 18:20 WIB

UMY Siapkan Sustainability Center, Belajar dari Smart Eco Campus ITS

Selasa, 1 September 2026 - 21:09 WIB

HMI Tunas Bangsa UMY Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di NTT

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:07 WIB

Jawab Keresahan Soal LKS Mahal, Bupati Aep Gratiskan Modul Siswa SD-SMP di Karawang

Berita Terbaru