‎Yanuar Arif Dorong Revisi UU Kewarganegaraan Demi Keadilan Anak Campur

Jumat, 7 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jogja – Anggota Komisi XIII DPR RI, Yanuar Arif Wibowo, menegaskan pentingnya revisi Undang-Undang Kewarganegaraan agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

‎Menurutnya, dunia saat ini sudah tanpa batas atau borderless, sehingga aturan lama tak lagi relevan dalam mengakomodasi realitas keluarga campuran di Indonesia.

‎“Undang-undang kewarganegaraan ini memang sudah pantas kita revisi, karena dunia sudah sedemikian berkembangnya,” ujar Yanuar di kompleks parlemen, Jumat (7/11/2025).

‎Ia menilai, kebijakan lama kerap menyulitkan anak-anak hasil perkawinan campur untuk mendapatkan kewarganegaraan Indonesia secara penuh.

‎Lebih lanjut, Yanuar menegaskan bahwa semangat perubahan ini bukan untuk menghapus identitas nasional, melainkan memperkuat rasa keadilan dan kemanusiaan.

‎“Kita tidak ingin anak hasil perkawinan campur ini terhambat menjadi warga negara Indonesia hanya karena aturan yang kaku,” tegasnya.

‎Ia juga mengapresiasi langkah komunitas PerCa Indonesia yang datang ke DPR bukan untuk berdemonstrasi, melainkan memperjuangkan hak-hak keluarga perkawinan campuran.

‎“Saya percaya, perjuangan mereka adalah bentuk cinta terhadap Indonesia,” kata Yanuar menutup pernyataannya.

‎Sementara itu, Ketua PerCa Indonesia Perwakilan Yogyakarta, Riris, mendukung penuh langkah Yanuar dalam mendorong revisi tersebut.

‎Ia mencontohkan, masih banyak kasus anak hasil perkawinan campur yang kesulitan mengurus paspor Indonesia untuk keperluan pendidikan di luar negeri.

‎“Ada anak-anak yang tidak bisa berangkat sekolah karena belum bisa mengurus paspor Indonesia. Padahal, hati dan jati diri mereka tetap Indonesia,” tutur Riris.

‎Ia berharap, DPR dapat segera menuntaskan revisi undang-undang ini agar lebih berpihak pada keadilan bagi keluarga campuran.

(waw)

Berita Terkait

‎PMI DIY Siaga 1.022 Personel Amankan Mudik Lebaran 2026
‎Lonjakan Harga Tiket Mudik Disorot, Sistem Dynamic Pricing Jadi Pemicu
GEOPIX Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026
Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Sleman Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026
Danrem Pamungkas Sampaikan Amanat Pangdam, Prajurit Diminta Waspada Global
Polsek Gamping Tebar Kepedulian, Buka Puasa Bersama Anak Panti
Dandim Wonosobo Pimpin Aksi Takjil, Ratusan Paket Ludes 20 Menit‎
PMI Yogyakarta Dirikan Dua Posko Layanan Kesehatan Selama Mudik dan Arus Balik Lebaran

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 23:03 WIB

‎PMI DIY Siaga 1.022 Personel Amankan Mudik Lebaran 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:57 WIB

‎Lonjakan Harga Tiket Mudik Disorot, Sistem Dynamic Pricing Jadi Pemicu

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:45 WIB

GEOPIX Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:27 WIB

Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Sleman Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:22 WIB

Danrem Pamungkas Sampaikan Amanat Pangdam, Prajurit Diminta Waspada Global

Berita Terbaru

Jogja

‎PMI DIY Siaga 1.022 Personel Amankan Mudik Lebaran 2026

Selasa, 17 Mar 2026 - 23:03 WIB