Business Matching Kota Bekasi 2025: Wujud Komitmen Pemerintah Dukung Produk Lokal dan Ciptakan Lapangan Ker

Rabu, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Kota Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah menggelar kegiatan Business Matching Kota Bekasi 2025 di Revo Mall Main Atrium pada 5–6 November 2025.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tri Adhianto mengingatkan bahwa tantangan ekonomi saat ini masih cukup besar, mulai dari daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih, angka pengangguran yang perlu ditekan, hingga efisiensi anggaran yang harus terus dijaga.

“Setiap rupiah yang kita belanjakan harus punya nilai tambah yang jelas yakni bisa menggerakkan ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong tumbuhnya pelaku usaha baru. Business Matching ini hadir untuk menjawab tantangan itu,” ujar Tri.

Tri menjelaskan, kegiatan Business Matching mempertemukan produsen lokal dengan pengguna barang dan jasa, terutama dari sektor pemerintah, agar proses pengadaan menjadi lebih efisien, cepat, dan berdampak langsung terhadap perekonomian lokal.

Ia juga menyinggung data dari BPS dan Kementerian Perindustrian yang menunjukkan bahwa setiap belanja pemerintah sebesar Rp 400 triliun mampu membuka dua juta lapangan kerja dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi hingga 1,8 persen.

“Artinya, kalau pemerintah serius membeli produk dalam negeri, dampaknya luar biasa, ekonomi tumbuh, pengangguran menurun, dan masyarakat ikut merasakan manfaatnya,” lanjutnya.

Sebagai bentuk konkret keberpihakan terhadap produk nasional, Pemerintah Kota Bekasi menargetkan minimal 80 persen belanja pemerintah diarahkan kepada produk dalam negeri bersertifikat TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri).
Tri juga berpesan kepada seluruh pejabat pengadaan di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi untuk terus menjaga integritas dan memprioritaskan produk dalam negeri dalam setiap proses belanja pemerintah.

Sementara kepada pelaku usaha, ia mengajak untuk memanfaatkan momentum Business Matching ini guna menunjukkan bahwa produk lokal Bekasi memiliki kualitas dan daya saing tinggi.

“Dunia bisnis hari ini bergerak sangat cepat. Yang bertahan bukan yang paling besar, tapi yang paling adaptif dan kolaboratif. Karena itu, Business Matching ini bukan hanya tempat untuk berdagang, tapi juga ruang untuk bertukar gagasan, berinovasi, dan membangun jejaring bisnis baru,” ujarnya. (nr)

Sumber : Diskominfostandi

Berita Terkait

Parisada Hindu Dharma Indonesia Bekasi Apresiasi Kebersamaan dalam Pawai Ogoh-Ogoh
Semangat Toleransi Warnai Perayaan Nyepi di Kota Bekasi
Pemkot Bekasi Dukung Kebijakan Pemerintah Batasi Akses Media Sosial Anak
AMPHIBI Salurkan 400 Paket Sembako Melalui Program TJSL Ramadan untuk Pemulung dan Dhuafa
Bekasi Bershalawat Jadi Momentum Spiritual Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi
Pemkot Bekasi Berangkatkan 1.458 Pemudik dengan 27 Armada Bus Mudik Gratis 2026
Program Mudik Gratis Kota Bekasi 2026 Meningkat, 27 Bus Layani 1.458 Pemudik
Tri Adhianto Beri Apresiasi kepada Warga Jakasampurna yang Berani Hadapi Pelaku Curanmor

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:31 WIB

Parisada Hindu Dharma Indonesia Bekasi Apresiasi Kebersamaan dalam Pawai Ogoh-Ogoh

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:20 WIB

Semangat Toleransi Warnai Perayaan Nyepi di Kota Bekasi

Senin, 16 Maret 2026 - 13:46 WIB

Pemkot Bekasi Dukung Kebijakan Pemerintah Batasi Akses Media Sosial Anak

Senin, 16 Maret 2026 - 08:35 WIB

AMPHIBI Salurkan 400 Paket Sembako Melalui Program TJSL Ramadan untuk Pemulung dan Dhuafa

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:58 WIB

Bekasi Bershalawat Jadi Momentum Spiritual Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi

Berita Terbaru

Jawa Tengah

Babinsa Wonosobo Sigap Turun Jalan Atur Arus Mudik Kertek Lancar

Kamis, 19 Mar 2026 - 13:03 WIB