Tri Adhianto Tegaskan Komitmen Pemkot Bekasi Hadir bagi Pekerja Rentan

Rabu, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bekasi, 5 November 2025 — Pemerintah Kota Bekasi resmi meluncurkan Program Perlindungan Pekerja Rentan bertajuk SIGAP (Siap Jaga Pekerja Informal) sebagai wujud kepedulian dan keberpihakan terhadap para pekerja informal seperti ojek daring, kuli bangunan, pedagang becak, pedagang kaki lima dll yang selama ini belum sepenuhnya terlindungi oleh jaminan sosial ketenagakerjaan.

Acara launching yang digelar di Balai Patriot Kota Bekasi ini dihadiri juga Ketua DPRD Kota Bekasi Dr. Sardi Efendi, serta jajaran Forkopimda dan perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Jawa Barat, pelaku usaha, komunitas pekerja informal, dan masyarakat umum.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan bahwa masih banyak warga Kota Bekasi yang bekerja di sektor informal namun belum memiliki perlindungan sosial ketenagakerjaan.

“Banyak warga kita yang kerja keras tiap hari, tukang ojek, pedagang keliling, buruh harian, supir, dll yang kalau sakit atau kecelakaan, keluarganya bisa terkena dampak. Lewat SIGAP, kita ingin pemerintah hadir untuk mereka,” ujar Tri.

Saat ini, tingkat kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kota Bekasi baru mencapai 44 persen. Tahap pertama, Program SIGAP menjadi langkah nyata untuk memperluas cakupan tersebut dengan menyasar 11.666 pekerja rentan yang tersebar di seluruh kecamatan di Kota Bekasi.

Data penerima manfaat berasal dari hasil verifikasi lintas dinas seperti Dinas Sosial, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perhubungan, serta mitra aplikator ojek daring. Program ini ditujukan bagi warga dengan kondisi ekonomi rentan, khususnya dalam kategori Desil 1 hingga Desil 5.

“SIGAP ini bukan cuma soal santunan, tapi soal keadilan sosial dan penghargaan atas kerja keras warga. Kita ingin pekerja informal merasa dilihat, dihargai, dan dilindungi negara,” tegasnya.

Pemkot Bekasi juga menyiapkan strategi berkelanjutan agar perlindungan ini tidak berhenti di tahap awal.

Selain itu, Pemkot mendorong kolaborasi dengan dunia usaha melalui program CSR (Corporate Social Responsibility) serta memperkuat solidaritas ASN melalui gerakan PSR (Personal Social Responsibility), yaitu ajakan bagi ASN untuk ikut melindungi pekerja di lingkungan sekitarnya

Tri juga sempat berdialog dengan salah satu penerima manfaat, Bang Dedi, seorang pengemudi ojek online.

“Amit-amit ya. Kalau jatuh dari motor, bukan cuma helm yang nyelamatin, tapi juga BPJS lewat program SIGAP,” ucapnya

Bang Dedi pun mengungkapkan rasa tenangnya setelah terdaftar dalam program SIGAP.

“Sekarang kalau kerja di jalan rasanya lebih tenang, Pak. Kalau ada apa-apa, keluarga saya gak bingung lagi,” ucapnya dengan wajah haru.

Program SIGAP menjadi bagian dari upaya mewujudkan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) di Kota Bekasi. Target jangka panjangnya, seluruh pekerja, baik formal maupun informal akan terlindungi secara penuh pada tahun 2045, bertepatan dengan era Indonesia Emas.

SIGAP (Siap Jaga Pekerja Informal) adalah inisiatif Pemerintah Kota Bekasi bersama BPJS Ketenagakerjaan yang memberikan perlindungan sosial bagi pekerja rentan di sektor informal. Program ini bertujuan menciptakan rasa aman, mengurangi risiko kemiskinan, dan memperkuat kesejahteraan masyarakat Kota Bekasi. (nr)

Sumber : Diskominfostandi

Berita Terkait

PNBK Jilid III Jadi Panggung Budaya Sekaligus Penggerak Ekonomi Warga Bekasi
Semarak PNBK Jilid III Berbuah Kepedulian, Setengah Miliar Terkumpul untuk NTT
2.000 Penari Muda Ramaikan PNBK Jilid III, Budaya Jadi Panggung Kreativitas Generasi Bekasi
PNBK Jilid III Banjiri CFD Ahmad Yani, Ribuan Warga Tumpah Ruah Saksikan Parade Budaya Nusantara
Sempat Tertunda, Pesona Nusantara Bekasi Keren Jilid III Siap Hadirkan Semarak Kebudayaan di Kota Bekasi
Wali Kota Bekasi Apresiasi Penampilan Wayang Ajen, Turut Meriahkan Malam Pembuka PNBK Jilid III di Plaza Patriot
Pemkot Bekasi Perkuat Pengawasan MBG untuk Pastikan 249 SPPG Tepat Sasaran
Tinjau Kondisi Pasar Baru, Wali Kota Bekasi Tekankan Percepatan Penataan

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:43 WIB

PNBK Jilid III Jadi Panggung Budaya Sekaligus Penggerak Ekonomi Warga Bekasi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:52 WIB

Semarak PNBK Jilid III Berbuah Kepedulian, Setengah Miliar Terkumpul untuk NTT

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:44 WIB

2.000 Penari Muda Ramaikan PNBK Jilid III, Budaya Jadi Panggung Kreativitas Generasi Bekasi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:31 WIB

PNBK Jilid III Banjiri CFD Ahmad Yani, Ribuan Warga Tumpah Ruah Saksikan Parade Budaya Nusantara

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:11 WIB

Sempat Tertunda, Pesona Nusantara Bekasi Keren Jilid III Siap Hadirkan Semarak Kebudayaan di Kota Bekasi

Berita Terbaru

Yogyakarta

‎Sambut HUT ke-65, Korem Pamungkas Ziarah Kenang Pahlawan

Senin, 31 Agu 2026 - 13:15 WIB