JOGJAOKE.COM, Kota Serang – Dalam rangka Milad ke-28 Pondok Pesantren Al-Mubarok dan peringatan Hari Santri Nasional, Prof. Dr. H. Wawan Wahyuddin, M.Pd., mantan Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, menekankan pentingnya peran pesantren dalam memperkuat peradaban bangsa yang inklusif dan berbasis keilmuan.
Prof. Wawan menyebut pesantren bukan hanya sebagai lembaga pendidikan agama tradisional, melainkan juga sebagai agen perubahan sosial yang harus adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Pesantren itu bukan hanya tempat belajar kitab, tapi juga tempat tumbuhnya ide-ide besar untuk masa depan bangsa,” ujarnya, Rabu (14/10/2025).
Ia menyoroti pentingnya menjadikan pesantren sebagai laboratorium sosial tempat tumbuhnya nilai kebhinekaan, dialog antaragama, dan karakter bangsa. “Keunggulan pesantren tidak hanya terletak pada pengajaran agama, tapi juga pada penguatan toleransi, etika, dan kebersamaan dalam masyarakat yang majemuk,” lanjutnya.
Prof. Wawan juga mengingatkan bahwa pesantren memiliki akar sejarah kuat dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Oleh karena itu, menurutnya, sudah saatnya pesantren mengambil peran lebih besar dalam membentuk arah peradaban bangsa melalui ilmu pengetahuan dan nilai-nilai universal Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
(Yuyi Rohmatunisa)






