Sasar Pendidikan Basis Keluarga, Tinawati Andra Soni Optimalkan Peran Kader PKK dalam Program Mengajar

Kamis, 5 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Serang – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mendorong keberlanjutan Program PKK Mengajar sebagai salah satu upaya memperkuat pendidikan sekaligus membangun ketahanan keluarga. Hal tersebut disampaikan Tinawati usai menghadiri Evaluasi Program PKK Mengajar secara virtual di Kantor PKK Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Kamis (5/11/2026).

Tinawati mengatakan, PKK Mengajar merupakan program yang diinisiasi oleh TP PKK Provinsi Banten dengan menyasar satuan pendidikan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi, yakni SMA, SMK termasuk Sekolah Khusus (SKh). Program tersebut tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran guru, melainkan menjadi bentuk kontribusi kader PKK dalam mendukung dunia pendidikan melalui pengembangan 10 Program Pokok PKK.

“Pada dasarnya, kami merupakan kader PKK yang memiliki 10 Program Pokok PKK yang ingin kami kembangkan kembali, khususnya terkait bidang pendidikan, kesehatan, dan lain sebagainya,” ungkap Tinawati.

Selanjutnya Tinawati menjelaskan bahwa evaluasi menjadi momentum penting untuk menghimpun berbagai masukan sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang perlu ditingkatkan pada pelaksanaan program tahun mendatang. Salah satu perhatian utama adalah pengembangan kegiatan di lingkungan SKH yang memiliki tantangan tersendiri.

Tinawati berharap, PKK Mengajar tidak hanya berlanjut di lingkungan pendidikan yang menjadi kewenangan provinsi, tetapi juga dapat menjadi inspirasi dan direplikasi oleh TP PKK kabupaten/kota sesuai dengan kewenangannya, mulai dari jenjang PAUD, SD hingga SMP.

“Insya Allah kegiatan ini akan berkelanjutan. Mudah-mudahan, siapa pun nanti pemimpinnya pada periode mendatang, kegiatan ini bisa terus dijalankan dan ditularkan, khususnya terkait pendidikan,” katanya.

Lebih lanjut, Tinawati menekankan bahwa penguatan pendidikan dan karakter anak harus dimulai dari lingkungan keluarga. Menurutnya, pola asuh atau parenting menjadi salah satu aspek penting yang perlu mendapat perhatian bersama.

“Orang tua adalah madrasah pertama bagi anak-anak. Karena itu, kami ingin memperkuat karakter mulai dari rumah. PKK Mengajar hadir sebagai salah satu upaya untuk memperkuat ketahanan keluarga,” imbuhnya.

Tinawati menambahkan, TP PKK memiliki kader hingga tingkat dasawisma yang dapat menjadi penggerak dalam memperkuat ketahanan keluarga. Peran ibu sebagai fondasi utama keluarga juga perlu didukung oleh ayah sebagai penopang dalam kehidupan rumah tangga.

“Tentunya, anak-anak merupakan bagian yang sangat penting sekaligus kelompok yang sangat rentan. Jadi, kami ingin memperkuat karakter mulai dari rumah,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Banten Gunawan Rusminto mengatakan, evaluasi tersebut menjadi sarana untuk menyampaikan informasi mengenai kegiatan yang telah dilaksanakan sekaligus menghimpun saran dan masukan untuk pelaksanaan berikutnya.

“Kami berharap program PKK Mengajar dapat terus berjalan secara berkesinambungan dengan menjadikan hasil evaluasi sebagai bahan perbaikan dan pengembangan kegiatan ke depan,” katanya.(lsi)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Wagub Dimyati Harap Ajang Ide.Ind 2026 Melahirkan Produk Modern Beridentitas Banten
Genjot Investasi dan Ekonomi, Pemprov Banten Pangkas Perizinan Waralaba
Diharapkan Bebaskan Bitung dari Macet, Menko AHY dan Andra Soni Tinjau Underpass
Tanggulangi Banjir Banten, AHY dan Andra Soni Susun Strategi di Kali Perancis
Jaga Stabilitas Pangan Daerah, Pemprov Banten Kawal Pasokan Pupuk dan Tindak Tegas Penyelewengan
Dorong Partisipasi Warga, Gubernur Andra Soni Minta Seluruh OPD dan Badan Publik Banten Optimalkan PPID
Wujudkan Pembangunan Transparan, Wagub Dimyati Pacu Kolaborasi Strategis Pemprov Banten dan Sektor Swasta
Dorong Transparansi dan Efektivitas Pembangunan, Banten Terapkan Skema Sinergi CSR Pertama di Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 18:17 WIB

Genjot Investasi dan Ekonomi, Pemprov Banten Pangkas Perizinan Waralaba

Jumat, 6 November 2026 - 18:07 WIB

Diharapkan Bebaskan Bitung dari Macet, Menko AHY dan Andra Soni Tinjau Underpass

Jumat, 6 November 2026 - 17:56 WIB

Tanggulangi Banjir Banten, AHY dan Andra Soni Susun Strategi di Kali Perancis

Jumat, 6 November 2026 - 13:11 WIB

Jaga Stabilitas Pangan Daerah, Pemprov Banten Kawal Pasokan Pupuk dan Tindak Tegas Penyelewengan

Kamis, 5 November 2026 - 22:24 WIB

Dorong Partisipasi Warga, Gubernur Andra Soni Minta Seluruh OPD dan Badan Publik Banten Optimalkan PPID

Berita Terbaru

Yogyakarta

Malioboro Bergemuruh, Danrem Saksikan Parade Piala Raja HB X

Sabtu, 7 Nov 2026 - 09:15 WIB