Wamendagri Bima Apresiasi Inovasi Itjen Kemendagri dalam Rakornas Binwas Inspektorat Daerah

Jumat, 10 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan pentingnya kolaborasi dan inovasi di lingkungan Inspektorat Daerah. Ia menilai, kedua hal tersebut merupakan kunci strategis dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah. Apalagi di era saat ini, semua kegiatan pemerintahan dituntut berjalan secara efisien, efektif, dan akuntabel.

“Ini porsinya para inspektur pemerintahan dan kepemimpinan yang efektif, kolaborasi dan inovasi. Tidak mungkin kita bisa menjadi negara maju, walaupun punya visi yang dahsyat, walaupun punya cita-cita mandiri, tetapi pemerintahnya tidak efektif,” katanya saat menutup Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pembinaan dan Pengawasan (Binwas) Inspektorat Daerah Tahun 2025 di Jakarta, Jumat (10/10/2025).

Bima mencontohkan sejumlah negara seperti Cina, Singapura, dan Korea Selatan yang berhasil menerapkan sistem kolaborasi dan inovasi dalam tata kelola pemerintahannya. Langkah tersebut membuat birokrasi berjalan lebih terarah dan responsif.

“Di sinilah menurut hemat kami, Pak Inspektur sekalian, peran strategis dari para inspektur,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bima mengakui bahwa tugas Inspektorat Daerah tidaklah mudah. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus dituntaskan, mulai dari pengelolaan keuangan dan barang milik daerah, kerapian sistem pengarsipan, hingga sejumlah persoalan lainnya yang membutuhkan pembenahan menyeluruh.

“PR kita semua, bukan hanya menjadi catatan administratif tetapi secara substansif, harus kita benahi dan beresi,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bima juga menyampaikan pesan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. Ia berharap Forum Inspektur Daerah Seluruh Indonesia (FIDSI) dapat menjadi wadah untuk saling menguatkan, menjaga, dan mengingatkan satu sama lain dalam melaksanakan fungsi pengawasan.

Selain itu, Bima mendorong Inspektorat Daerah berperan aktif dalam menjaga pertumbuhan ekonomi daerah serta memastikan tata kelola pemerintahan berjalan dengan baik. Ia juga menekankan pentingnya peran inspektorat sebagai early warning system yang mampu mendeteksi potensi persoalan di daerah sejak dini.

“Deteksi berbagai persoalan sedini mungkin, agar tidak menjadi persoalan yang membesar di kemudian hari,” imbuhnya.

Bima turut menyampaikan apresiasi kepada Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang dipimpin Sang Made Mahendra Jaya, atas berbagai inovasi yang membuat pelaksanaan Rakornas Binwas Inspektorat Daerah Tahun 2025 berjalan lancar dan produktif. Ia berharap seluruh inspektur dapat menjalankan tugas dengan integritas dan komitmen yang tinggi.

“Semoga Allah memberikan kemudahan bagi kita semua untuk melanjutkan ikhtiar [setelah] keluar dari ruangan ini,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Bima juga melakukan pengukuhan pengurus FIDSI periode 2025-2030 yang diketuai Inspektur Provinsi DKI Jakarta Dhany Sukma. Hadir dalam forum itu di antaranya Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendagri Sang Made Mahendra Jaya, Sekretaris Itjen Kemendagri Bachril Bakri, Asisten Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta Sigit Wijatmoko, serta para pengurus FIDSI.(nr)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Ribka Haluk Dorong Inovasi Jadi Penggerak Transformasi Pembangunan NTT
Wamendagri Bima Arya: Kepala Daerah Punya Peran Penting dalam Menjaga Kebebasan Beragama
Penanganan TB Tak Bisa Bertumpu pada Sektor Kesehatan, Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi
Dukung Indonesia ASRI, Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Pentingnya Gerakan Menanam Pohon
Pemerintah Sepakati RUU 15 Kabupaten/Kota, Pembahasan Berlanjut ke Paripurna
MagangHub Batch 2 Dimulai Besok, Peserta Diminta Siapkan Diri
Wamendagri Wiyagus Minta Penguatan Kolaborasi Lintas Sektor dalam Penanganan TB
Kemendagri Dorong Daerah Evaluasi Efektivitas Intervensi Harga Pangan

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 23:56 WIB

Ribka Haluk Dorong Inovasi Jadi Penggerak Transformasi Pembangunan NTT

Senin, 21 September 2026 - 23:30 WIB

Wamendagri Bima Arya: Kepala Daerah Punya Peran Penting dalam Menjaga Kebebasan Beragama

Senin, 21 September 2026 - 23:25 WIB

Penanganan TB Tak Bisa Bertumpu pada Sektor Kesehatan, Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi

Senin, 21 September 2026 - 19:43 WIB

Dukung Indonesia ASRI, Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Pentingnya Gerakan Menanam Pohon

Senin, 21 September 2026 - 15:08 WIB

Pemerintah Sepakati RUU 15 Kabupaten/Kota, Pembahasan Berlanjut ke Paripurna

Berita Terbaru

Yogyakarta

PSI Bantul Makin Solid, Mesin Organisasi Dipanaskan Menatap 2029

Senin, 21 Sep 2026 - 23:10 WIB