Rakor Antikorupsi: Gubernur Mirza Serukan Komitmen Bersama Bangun Pemerintahan yang Bersih

Jumat, 10 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung untuk terus menjunjung tinggi profesionalisme dan integritas dalam pelayanan publik, meskipun menghadapi keterbatasan anggaran.

Hal ini disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Program Pemberantasan Korupsi Tahun 2025, di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Jumat (10/10/2025).

Rakor ini merupakan kelanjutan dari pertemuan sebelumnya yang telah dilaksanakan pada 24 Juli 2025.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasatgas Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK Untung Wicaksono, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, serta para Kepala OPD terkait.

Dalam arahannya, Gubernur Mirza menekankan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus tetap optimal, terutama oleh OPD yang bersentuhan langsung dengan publik seperti rumah sakit, perizinan, pendidikan, dan layanan administrasi lainnya.

“Keterbatasan anggaran tidak boleh mengurangi semangat kita dalam melayani. Ini justru kesempatan untuk lebih kreatif dan inovatif dalam memberikan pelayanan yang berkualitas,” ujar Mirza.

Ia juga menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat harus terus dijaga dengan membangun citra positif pemerintah daerah melalui kerja nyata yang jujur, profesional, dan berintegritas.

“Masyarakat percaya kepada kita, maka kita harus terus berbenah. Survei Penilaian Integritas (SPI) dan Monitoring Center for Prevention (MCP) dari KPK menjadi acuan kita dalam memperbaiki sistem dan pelayanan,” katanya.

Menurutnya, pembangunan berkelanjutan tidak hanya bergantung pada besar anggaran, tetapi lebih pada kualitas tata kelola dan komitmen untuk berubah.

“Pemerintah yang efektif adalah yang adaptif dan punya visi ke depan. Kita dorong Lampung menjadi daerah yang lebih baik, bersih, dan dipercaya masyarakat,” tegasnya.

Gubernur Mirza mengingatkan bahwa perjuangan melawan korupsi adalah komitmen moral yang harus dilakukan bersama secara konsisten.

“Dengan integritas, kita menjaga kepercayaan publik dengan profesionalisme, kita pastikan setiap kebijakan berdampak nyata dan dengan kolaborasi, kita bangun daerah yang maju dan berdaya saing,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh elemen Pemprov Lampung untuk menjadikan momentum ini sebagai langkah bersama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“Lampung harus siap menjadi contoh dalam pemberantasan korupsi dan pemerintahan yang bersih,” pungkasnya.(nr)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Lampung Bidik Potensi Floating Solar hingga 200 MW per Bendungan
Wagub Lampung Apresiasi Peran Nasyiatul Aisyiyah dalam Pemberdayaan Perempuan
Penanganan TBC di Mesuji Jadi Fokus Rakor TP2TB Provinsi Lampung
Pemprov Lampung Perkuat Kolaborasi Sosial Melalui LKKS
Kasus TPPO Anak di Lampung Terungkap, Gubernur Minta Masyarakat Waspada
PKK Agro Park Lampung Jadi Wujud Nyata Ketahanan Pangan Keluarga
Rahmat Mirzani Djausal Perkuat Konektivitas Internasional Lampung ke Malaysia
Lampung Catat Inflasi Terendah Nasional, TPID Tetap Waspadai Kenaikan Harga Pangan

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:17 WIB

Lampung Bidik Potensi Floating Solar hingga 200 MW per Bendungan

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:08 WIB

Wagub Lampung Apresiasi Peran Nasyiatul Aisyiyah dalam Pemberdayaan Perempuan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:45 WIB

Penanganan TBC di Mesuji Jadi Fokus Rakor TP2TB Provinsi Lampung

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:30 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Kolaborasi Sosial Melalui LKKS

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:19 WIB

Kasus TPPO Anak di Lampung Terungkap, Gubernur Minta Masyarakat Waspada

Berita Terbaru