Perkuat Ketahanan Sosial Daerah, Kemendagri Dorong Karang Taruna Berdaya Saing dan Inovatif

Sabtu, 24 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berkomitmen memperkuat peran Karang Taruna sebagai wadah pemberdayaan generasi muda sekaligus mitra pemerintah dalam pembangunan nasional. Di tengah besarnya proporsi penduduk usia produktif di Indonesia, Karang Taruna dinilai memiliki peran strategis dalam mengoptimalkan potensi pemuda. Karena itu, pemberdayaan generasi muda perlu menjadi perhatian pemerintah di seluruh tingkatan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus saat mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam acara Awarding Night Bulan Bakti Nasional Karang Taruna 2026 yang mengusung tema “Bersatu, Bergerak, Berdampak”. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Agung Kedhaton Ambarrukmo, Yogyakarta, Jumat (23/10/2026) malam.

“Kemendagri berkomitmen untuk mendukung penguatan Karang Taruna sebagai wadah pemberdayaan generasi muda, dan kekuatan penggerak pembangunan khususnya di tingkat desa dan kelurahan. Kita menginginkan Karang Taruna ini mampu mengembangkan potensi pemuda menjadi mitra pemerintah dalam penyelesaian berbagai permasalahan masyarakat,” katanya.

Wiyagus menjelaskan, peran Karang Taruna memiliki landasan hukum, antara lain Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945, khususnya Pasal 28E ayat (3), serta Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Ia menambahkan, pemberdayaan Karang Taruna berkaitan dengan urusan pemerintahan wajib non-pelayanan dasar. Oleh karena itu, pemerintah daerah (Pemda) perlu mengakomodasi program kepemudaan dalam dokumen perencanaan pembangunan dan penganggaran daerah.

“Artinya, masing-masing pemerintah daerah dari mulai provinsi dan kabupaten/kota wajib hukumnya untuk memasukkan program kepemudaan ini dalam rencana penyusunan, rencana RKPD, kemudian juga Renstra OPD, kemudian juga dalam RPJMD, tadi paling atas sebetulnya, dan APBD,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wiyagus menyoroti pentingnya peran Karang Taruna dalam menghadapi tantangan bonus demografi serta dinamika geopolitik global yang semakin kompleks dan tidak menentu. Menurutnya, keterlibatan generasi muda menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung agenda pembangunan nasional, termasuk mewujudkan misi Asta Cita pemerintah.

Secara khusus, peran tersebut sejalan dengan Asta Cita keempat, yakni memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

“Para pemuda Karang Taruna ini mendapatkan tempat tersendiri dalam misi Bapak Presiden. Kemudian juga bagaimana Karang Taruna harus terlibat dalam program hilirisasi dalam mereka meningkatkan nilai tambah, membangun dari desa dalam mereka mengurangi kemiskinan,” terangnya.

Di akhir paparannya, Wiyagus mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kelembagaan Karang Taruna, memperluas kemitraan, serta meningkatkan kontribusinya terhadap kesejahteraan masyarakat. Ia berharap Karang Taruna semakin mampu mengembangkan potensi generasi muda sekaligus menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Saya berharap Karang Taruna terus tumbuh menjadi kekuatan penggerak pembangunan desa, kelurahan, daerah, dan bangsa,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Sosial sekaligus Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna Agus Jabo Priyono, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) sekaligus Wakil Ketua Komisi I DPR RI G. Budisatrio Djiwandono, serta Wakil Ketua Umum PNKT Gusti Kanjeng Ratu Hayu.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Sedot Atlet dari 32 Provinsi, Kejurnas Catur 2026 di Banten Jadi Ajang Pembinaan Master Catur Indonesia
Pacu Percepatan Akses Keuangan di Daerah, Mendagri Beri Kepastian Bantuan Apresiasi Pemda TA 2027
Gali Keunggulan Lokal, Wamendagri Bima Arya Ajak Pemda Bangun Ekosistem Ekonomi Berkelanjutan
Perkuat Tata Kelola Daerah, Kemendagri Minta Pemda Pangkas Aturan Berbelit yang Memberatkan Warga
Kunci Sukses Program Pemerintah: Mendagri Tito Tegaskan Pentingnya Kekompakan Sesuai Arahan Presiden
Ketua Umum TP Posyandu: Kader Adalah Ujung Tombak, Pelindungan Perempuan dan Anak Harus Diperkuat
Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Kebijakan Daerah yang Seimbangkan Ekonomi dan Lingkungan
Pacu Ekonomi Daerah 8 Persen, BSKDN Kemendagri Optimalkan Tata Kelola dan Inovasi Pemda

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Perkuat Ketahanan Sosial Daerah, Kemendagri Dorong Karang Taruna Berdaya Saing dan Inovatif

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Pacu Percepatan Akses Keuangan di Daerah, Mendagri Beri Kepastian Bantuan Apresiasi Pemda TA 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Gali Keunggulan Lokal, Wamendagri Bima Arya Ajak Pemda Bangun Ekosistem Ekonomi Berkelanjutan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Perkuat Tata Kelola Daerah, Kemendagri Minta Pemda Pangkas Aturan Berbelit yang Memberatkan Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Kunci Sukses Program Pemerintah: Mendagri Tito Tegaskan Pentingnya Kekompakan Sesuai Arahan Presiden

Berita Terbaru

Yogyakarta

TP PKK OKU Belajar Inovasi Kampung Ramah Anak di Sleman

Sabtu, 24 Okt 2026 - 09:37 WIB