Tinawati Serukan PKK Menjadi Garda Terdepan Pemberdayaan Keluarga dan Masyarakat

Kamis, 9 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Lebak – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten Tinawati Andra Soni membuka kegiatan Bimtek PKK Mengajar 2025 di Aula Kantor PKK, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Kamis (9/10/2025). Tinawati mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi ajang saling berbagi dan menambah pengetahuan, sekaligus memperkuat makna pengabdian bagi sesama.

“Setiap ilmu yang kita bagikan, sekecil apa pun, bisa menjadi cahaya bagi orang lain,” ujarnya.

Ia menambahkan, tantangan zaman terus berubah. Namun, nilai-nilai dasar PKK tetap harus dijaga yakni mendidik dengan hati, melayani dengan tulus, dan menjadi teladan bagi keluarga serta masyarakat.

“Semua itu harus kita aplikasikan baik dalam organisasi, lingkungan, maupun dalam keluarga,” tuturnya.

Tinawati juga meyakini bahwa para ibu PKK di Provinsi Banten merupakan sosok luar biasa yang mampu membawa perubahan. Baik di lingkungan rumah tangga hingga tingkat provinsi.

“Jadikan setiap pertemuan sebagai ruang tumbuh, tempat kita saling menguatkan dan belajar,” paparnya.

Dalam kegiatan tersebut, PKK menghadirkan narasumber Husnul Amri dan Bayu Nugraha yang keduanya Widyaiswara BPSDM Provinsi Banten. Turut hadir pula Kepala Bidang Lembaga Kemasyarakatan dan Kerja Sama Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Banten Kustantina.

Dalam paparannya, Widyaiswara Husnul Amri menyampaikan pentingnya kemampuan public speaking bagi siapa pun yang kerap berbicara di depan umum, termasuk para pengajar.

Oleh karena itu, penguasaan materi sangat penting sebelum memberikan pembelajaran. Sehingga apa yang disampaikan benar-benar dapat dimengerti dengan baik.

“Di sinilah pentingnya public speaking itu. Jangan sampai kita terlihat gugup karena tidak menguasai materi,” katanya.(nr)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Sedot 5.000 Peserta, Forprov II Banten 2026 Jadi Ajang Promosi Kebugaran dan UMKM Lokal
Teladani Tokoh Film Banten, Gubernur Andra Soni Minta Generasi Muda Aktif Bangun Ekosistem Perfilman Daerah
Jaga Kelestarian Alam dan Cegah Bencana, Polda Banten Tanam 1.000 Pohon Serentak
Aksi Nyata Baduy Lestari: PUB Gandeng Masyarakat Adat Hijaukan Banten Lewat 70.000 Bibit Tanaman
Langkah Penataan Birokrasi Banten: Wagub Dimyati Pangkas Kelembagaan Tumpang Tindih Demi Efisiensi Service
Tindak Lanjuti Arahan Presiden Prabowo, Gubernur Andra Soni Dorong Inklusi Keuangan di Banten
Syiar Islam dan Kebangsaan: Pemprov Banten Sukses Gelar Tablig Akbar Puncak Hari Santri 2026
Momen Hari Santri Nasional, Wagub Banten Dimyati Tegaskan Tiga Pilar Utama Generasi Muda

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Sedot 5.000 Peserta, Forprov II Banten 2026 Jadi Ajang Promosi Kebugaran dan UMKM Lokal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Teladani Tokoh Film Banten, Gubernur Andra Soni Minta Generasi Muda Aktif Bangun Ekosistem Perfilman Daerah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Jaga Kelestarian Alam dan Cegah Bencana, Polda Banten Tanam 1.000 Pohon Serentak

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Aksi Nyata Baduy Lestari: PUB Gandeng Masyarakat Adat Hijaukan Banten Lewat 70.000 Bibit Tanaman

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Langkah Penataan Birokrasi Banten: Wagub Dimyati Pangkas Kelembagaan Tumpang Tindih Demi Efisiensi Service

Berita Terbaru