67 Komunitas Bersatu, Jogja Cultural Wellness Festival Gaungkan Wellness Berbasis Budaya

Senin, 12 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta – Sebanyak 67 komunitas meramaikan Jogja Cultural Wellness Festival (JCWF) 2026, menghadirkan kolaborasi kesejahteraan, budaya, kreativitas, dan kebersamaan pada November mendatang.
‎
Festival yang mengusung tema RECONNECT — Reconnecting People, Culture & Wellbeing tersebut dijadwalkan berlangsung pada 6–8 November 2026 di Yogyakarta.
‎
Dari 67 komunitas dan partisipan pendaftar, sebanyak 60 komunitas dinyatakan lolos kurasi Tim Program, memperlihatkan tingginya antusiasme terhadap pengembangan ekosistem wellness berbasis budaya.
‎
Data penyelenggara mencatat, 48 partisipan atau 71,6 persen berasal dari Yogyakarta, sedangkan 19 lainnya atau 28,4 persen datang dari luar daerah.
‎
Keberagaman peserta tersebut memperkuat posisi Yogyakarta sebagai ruang pertemuan praktik wellness Nusantara, sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas daerah melalui pengalaman berbasis budaya.
‎
Yogyakarta memiliki modal berupa tradisi, seni, filosofi kehidupan, kearifan alam, dan budaya guyub yang mendukung pemaknaan kesejahteraan secara menyeluruh.
‎
Wellness tidak sekadar menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga membangun keseimbangan emosional, hubungan sosial, kesadaran diri, serta keharmonisan manusia dengan lingkungan sekitarnya.
‎
Hasil kurasi mencatat kategori Emotional & Social Wellbeing mendominasi dengan 34 program atau 40,5 persen dari keseluruhan 84 program dalam infografik.
‎
Program tersebut mencakup meditasi, sound bath, refleksi, konseling, serta berbagai aktivitas yang memberikan ruang bagi masyarakat membangun koneksi dan kesadaran diri.
‎
Kategori lainnya meliputi Cultural Immersion dengan 11 program, Creative Wellbeing 11 program, Mindful Movement 10 program, dan Wellness Knowledge sebanyak 10 program.
‎
Sementara itu, Nature Connection menghadirkan delapan program yang mengajak peserta membangun kedekatan dengan alam melalui pengalaman yang mendukung kesadaran dan keseimbangan kehidupan.
‎
Koordinator Marketing dan Komunikasi JCWF 2026, Agus Budi Rachmanto, menilai keberagaman komunitas menjadi kekuatan untuk memperkenalkan wellness kepada masyarakat luas.
‎
Menurut Agus, wellness perlu dipahami sebagai bagian dari kehidupan menyeluruh, bukan semata aktivitas fisik ataupun tren gaya hidup yang berkembang.
‎
“Setiap komunitas membawa pengetahuan, nilai, dan praktik yang berbeda. Ketika semuanya dipertemukan, kita membangun ekosistem yang memberi makna dan manfaat,” demikian pernyataan dalam materi komunikasi JCWF 2026.
‎
Agus menjelaskan, keterlibatan komunitas luar Yogyakarta membuka peluang memperluas jejaring, mempertemukan praktik wellness Nusantara, sekaligus memperkuat karakter destinasi berbasis budaya lokal.
‎
Dia berharap kolaborasi festival dapat menghubungkan komunitas dengan destinasi wisata, pelaku industri, ruang kreatif, akademisi, seniman, serta berbagai pemangku kepentingan pariwisata.
‎
Menurutnya, komunikasi tidak hanya menyampaikan agenda kegiatan, tetapi juga memperkenalkan nilai budaya dan membangun pemahaman tentang pentingnya kesejahteraan dalam pariwisata berkelanjutan.
‎
Keberadaan komunitas menjadi fondasi penting karena mereka membawa pengetahuan tradisional maupun pendekatan kontemporer untuk menjawab kebutuhan masyarakat menjalani kehidupan lebih seimbang.
‎
Melalui tema RECONNECT, festival mengajak masyarakat mengenali kebutuhan diri, menghargai identitas budaya, memperkuat hubungan sosial, serta menjaga keharmonisan dengan alam sekitar.
‎
JCWF 2026 diharapkan berkembang melampaui kegiatan festival, menjadi ruang kolaborasi berkelanjutan yang memperkuat identitas lokal, kreativitas, dan ekonomi berbasis pengalaman wisata.
‎
Pada akhirnya, festival ini mengajak masyarakat memahami kesejahteraan sebagai perjalanan bersama, merawat hubungan bermakna, menghargai budaya, dan membangun kehidupan lebih selaras.(waw)

Berita Terkait

‎MES DIY Gerakkan 43 UMKM Ayam Goreng Kalasan Perkuat Ekosistem Halal
HUT Jogja ke-270 Hadirkan Fun Rally Khusus Pengendara Difabel
Sri Sultan Titip Pesan Tegas, Kapolda Baru Diminta Lanjutkan Program
Kustomfest 2026 Galang Rp1 Miliar untuk Bedah Rumah dan Pendidikan
ADHI Bakal Jual Saham Tol Jogja–Solo Rp1,76 Triliun ke SMI, Ini Alasannya
‎Wahyu Baskoro Pimpin GPM Kulonprogo, Siap Perjuangkan Nasib Rakyat
Viral! Steward PSIM Diduga Ambil Dagangan UMKM, Pedagang Ketakutan
‎Mancing Jauh dari Gunungkidul, Wasis Temukan Surga Ikan Lokal Bendungan Sapon

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:34 WIB

‎MES DIY Gerakkan 43 UMKM Ayam Goreng Kalasan Perkuat Ekosistem Halal

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:28 WIB

HUT Jogja ke-270 Hadirkan Fun Rally Khusus Pengendara Difabel

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Sri Sultan Titip Pesan Tegas, Kapolda Baru Diminta Lanjutkan Program

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:09 WIB

ADHI Bakal Jual Saham Tol Jogja–Solo Rp1,76 Triliun ke SMI, Ini Alasannya

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:40 WIB

‎Wahyu Baskoro Pimpin GPM Kulonprogo, Siap Perjuangkan Nasib Rakyat

Berita Terbaru

Yogyakarta

HUT Jogja ke-270 Hadirkan Fun Rally Khusus Pengendara Difabel

Senin, 12 Okt 2026 - 10:28 WIB