Sukses Jaga Stabilitas Pangan, Banten Diguyur Penghargaan Nasional

Rabu, 9 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, BANTEN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berhasil meraih penghargaan Apresiasi Daerah Peduli Ketahanan Pangan dari KompasTV. Penghargaan tersebut diserahkan pada puncak peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-15 KompasTV bertajuk “Indonesia Bisa” di Birawa Assembly Hall, Jakarta Selatan, Rabu (9/9/2026) malam.

​Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Ace Hasan Syadzily. Pada kategori ini, Provinsi Banten menerima apresiasi bersama dengan Provinsi Bali.

​Apresiasi ini diberikan kepada pemerintah daerah yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam mewujudkan sistem pangan yang tangguh, mendorong inovasi pertanian, serta memastikan distribusi pangan lokal yang adil dan merata.

​Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah, menyebut penghargaan ini sebagai bukti nyata keberhasilan daerahnya dalam meningkatkan produksi pertanian.

​“Alhamdulillah, Banten surplus dalam hal ketahanan pangan. Terima kasih juga kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dengan Inpres-nya yang membangun irigasi. Hasilnya, yang tadinya hanya dua kali panen kini bisa menjadi tiga kali. Produksi yang awalnya hanya lima ton bisa meningkat menjadi delapan, bahkan sepuluh ton,” ungkap Dimyati.

​Ia menambahkan, dukungan infrastruktur irigasi berdampak langsung pada peningkatan frekuensi panen dan produktivitas hasil pertanian. Terlebih, Banten memiliki potensi alam yang sangat subur untuk dikembangkan pada sektor pertanian, kehutanan, dan perkebunan.

​Oleh karena itu, Pemprov Banten berkomitmen untuk terus mendorong optimalisasi potensi tersebut agar Banten mampu menjadi daerah lumbung pangan nasional.

​“Gubernur dan Wakil Gubernur bekerja keras untuk menyukseskan Banten menjadi lumbung pangan. Penghargaan ini harus dipertahankan dan terus ditingkatkan. Memang tidak mudah mempertahankan prestasi di tahun-tahun berikutnya, namun ini menjadi motivasi kami,” tegasnya.

​Sementara itu, Pemimpin Redaksi KompasTV, Yogi Arief Nugraha, menjelaskan bahwa Apresiasi Daerah Peduli 2026 merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab medianya. Ini merupakan tahun keempat pihaknya memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah.

​“Apresiasi ini didasarkan pada verifikasi, pengamatan lapangan, serta kriteria terukur atas komitmen pemerintah daerah dalam melayani publik,” ujar Yogi.

​Sebagai informasi, Apresiasi Daerah Peduli 2026 terdiri atas tujuh kategori. Kategori tersebut meliputi peduli layanan kesehatan dan pemenuhan gizi anak, ketahanan pangan, iklim investasi, layanan publik dan keterbukaan informasi, akses dan infrastruktur pendidikan, inovasi ekonomi kreatif, serta pengembangan UMKM dan sumber daya lokal.(GLA)

Sumber : adpim

Berita Terkait

Andra Soni Turun Langsung Cari 8 Orang Hilang di Selat Sunda, Naik KN SAR 247 Tetuka
Melalui Pemagangan, Mahasiswa Komunikasi Unsera Membangun Jejaring
Hari Ketiga SAR, Pencarian Rombongan Jurnalis Dikembangkan di Enam Sektor
Herman Deru Lepas Kafilah MTQ Sumsel, Targetkan Prestasi di Semarang
Singkong Super Dipanen di Lebak, Andra Soni Tekankan Kepastian Pasar bagi Petani
Gubernur Andra Soni Terus Pantau Pencarian Lima Jurnalis dan Tiga Kru Speedboat
Sekda Banten Lepas Kafilah MTQ XXXI Nasional 2026 ke Semarang
Perkuat Sistem Peradilan Pidana, Kapolda Banten Tekankan Sinergi Antarpenegak Hukum

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 13:22 WIB

Andra Soni Turun Langsung Cari 8 Orang Hilang di Selat Sunda, Naik KN SAR 247 Tetuka

Jumat, 11 September 2026 - 09:25 WIB

Melalui Pemagangan, Mahasiswa Komunikasi Unsera Membangun Jejaring

Kamis, 10 September 2026 - 18:59 WIB

Hari Ketiga SAR, Pencarian Rombongan Jurnalis Dikembangkan di Enam Sektor

Kamis, 10 September 2026 - 17:49 WIB

Herman Deru Lepas Kafilah MTQ Sumsel, Targetkan Prestasi di Semarang

Kamis, 10 September 2026 - 17:37 WIB

Singkong Super Dipanen di Lebak, Andra Soni Tekankan Kepastian Pasar bagi Petani

Berita Terbaru

Nasional

Kemendagri: Informasi Pendefinisian Ulang OAP Tidak Benar

Jumat, 11 Sep 2026 - 16:31 WIB