6 Bidang SPM Diperkuat, Ketua Umum TP Posyandu Dorong Pemenuhan Kebutuhan Dasar Masyarakat

Kamis, 3 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Ternate – Ketua Umum Tim Penggerak (TP) Posyandu Tri Tito Karnavian mendorong penguatan transformasi pelayanan Posyandu yang mencakup enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, termasuk mendukung pencegahan stunting.

Hal tersebut disampaikannya saat Kunjungan Kerja Asistensi Penguatan Posyandu 6 Bidang SPM dalam Mendukung Pencegahan Stunting di Kelurahan Tarau, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Rabu (2/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Dalam arahannya, Tri menjelaskan bahwa pelayanan Posyandu kini memiliki cakupan yang lebih luas. Posyandu tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan bagi ibu, anak, dan lansia, tetapi juga mendukung pemenuhan enam bidang SPM sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu.

Enam bidang tersebut meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (trantibumlinmas), serta sosial.

Melalui transformasi tersebut, Tri mengharapkan Posyandu mampu membantu mengidentifikasi berbagai kebutuhan dasar masyarakat dan menjembatani akses terhadap layanan yang diperlukan. Kebutuhan tersebut dapat saling berkaitan dengan upaya pencegahan stunting, mulai dari pelayanan kesehatan hingga akses terhadap air bersih, sanitasi, pendidikan, dan perlindungan sosial.

“Oleh sebab itu saya datang ke sini ingin memastikan bahwa posyandu tidak hanya melakukan pelayanan satu bidang saja. Sekarang dengan adanya Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 pelayanan posyandu yang tadinya hanya satu bidang sekarang menjadi 6 bidang,” ujar Tri.

Untuk mendukung pelaksanaan pelayanan enam bidang SPM, para kader Posyandu diharapkan mampu melakukan pendataan terhadap kebutuhan masyarakat di wilayahnya. Hasil pendataan tersebut selanjutnya dapat menjadi dasar penguatan koordinasi dan kolaborasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) serta pihak terkait.

Menurutnya, pembinaan dan dukungan pemerintah kabupaten maupun kota juga menjadi bagian penting dalam memastikan transformasi pelayanan Posyandu dapat berjalan secara berkelanjutan.

Tri mengapresiasi keaktifan para kader Posyandu di Kota Ternate yang terus memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dan mewujudkan generasi yang sehat serta berpendidikan.

“Semoga kesempatan ini bisa mendapatkan manfaat bagi kita semua dan kita meminta dukungan semua pihak menyukseskan Posyandu 6 SPM ini,” tandasnya.

Melalui penguatan Posyandu enam bidang SPM, diharapkan kebutuhan dasar masyarakat dapat teridentifikasi lebih awal dan ditindaklanjuti secara terpadu oleh pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat kualitas pelayanan masyarakat, termasuk mendukung upaya pencegahan stunting sejak tingkat desa dan kelurahan.

Usai memberikan arahan, Tri melanjutkan kunjungan ke rumah penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kelurahan Tubo. Di lokasi tersebut, Tri mengikuti sosialisasi mengenai Rumah Sehat Layak Huni (RSLH) yang disampaikan narasumber dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Maluku Utara.

Pada kesempatan itu, Tri didampingi Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dan Ketua TP Posyandu Provinsi Maluku Utara Rusni Sarbin menyerahkan kunci rumah kepada penerima bantuan serta meninjau langsung kondisi hunian. Dalam dialog bersama masyarakat, Tri juga mendengarkan berbagai aspirasi dan keluhan warga terkait kebutuhan mereka.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Tak Surut Hadapi Kendala, Mendagri Instruksikan Akselerasi Penanganan Karhutla di Daerah
Kunci Capai Target Ekonomi 8 Persen, Wamendagri Bima Arya Minta Perluasan Akses Keuangan Daerah
Antisipasi Lonjakan Komoditas, Kemendagri Evaluasi Langkah Daerah Atasi Harga Cabai
Mendagri Tito Karnavian Minta Kepala BNPP Baru Pertajam Strategi Pengelolaan Kawasan Perbatasan
Tingkatkan Komunikasi Publik, Wamendagri Tegaskan Pentingnya Reformasi Peran Humas
Peringatan Seperempat Abad Kota Tasikmalaya! Wamendagri Wiyagus Boyong Pesan Sinergi dan Transformasi Pembangunan
Hadapi Tantangan Penyaluran Bantuan, Mendagri Instruksikan Penguatan Sistem IT Daerah
Dorong Ekonomi Desa Melesat, Wamendagri Bima Arya Minta KDKMP Gandeng BUMN dan Unsur Desa

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Tak Surut Hadapi Kendala, Mendagri Instruksikan Akselerasi Penanganan Karhutla di Daerah

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Kunci Capai Target Ekonomi 8 Persen, Wamendagri Bima Arya Minta Perluasan Akses Keuangan Daerah

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Antisipasi Lonjakan Komoditas, Kemendagri Evaluasi Langkah Daerah Atasi Harga Cabai

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Mendagri Tito Karnavian Minta Kepala BNPP Baru Pertajam Strategi Pengelolaan Kawasan Perbatasan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Tingkatkan Komunikasi Publik, Wamendagri Tegaskan Pentingnya Reformasi Peran Humas

Berita Terbaru