Hadapi Era Future of Work, Kemnaker Perkuat Kolaborasi dengan ILO

Selasa, 25 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bangkok – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan International Labour Organization (ILO) dalam merespons pe rubahan dunia kerja sekaligus memperkuat pelindungan pekerja.

Komitmen tersebut ditegaskan Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos) Kemnaker, Indah Anggoro Putri, saat membacakan Country Statement pada agenda Open Session with ILO dalam Senior Labour Officials Meeting (SLOM) di Bangkok, Thailand, Selasa (25/8/2026).

Indah mengatakan, perubahan dunia kerja berlangsung cepat seiring perkembangan teknologi digital, perubahan demografi, dan dinamika ekonomi global. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap lanskap pasar kerja dan membutuhkan kebijakan ketenagakerjaan yang adaptif, sekaligus kolaborasi antarlembaga dan antarnegara.

“Atas nama Pemerintah Indonesia, izinkan saya menyampaikan apresiasi kepada ILO atas dukungan yang terus diberikan, khususnya melalui berbagai inisiatif memperkuat agenda pembangunan ketenagakerjaan nasional,” ujar Indah.

Indah mengungkapkan, hubungan Indonesia dan ILO selama in i telah diwujudkan melalui berbagai program peningkatan kapasitas sumber daya manusia, termasuk bagi petugas layanan publik di bidang ketenagakerjaan. Sepanjang 2022–2026, program tersebut antara lain mencakup pelatihan Public Employment Services (PES) dan Start and Improve Your Business (SIYB), serta dukungan terhadap agenda strategis ketenagakerjaan di tingkat kawasan ASEAN.

“Ke depan, Indonesia menyambut terbuka perluasan cakupan kerja sama melalui pertukaran pengetahuan dan dialog kebijakan intensif untuk menjawab berbagai tantangan serta peluang di era future of work,” katanya.

Salah satu prioritas yang disoroti Indonesia adalah optimalisasi implementasi Konvensi ILO No. 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan yang telah diratifikasi Indonesia. Menurut Indah, penguatan pelindungan di sektor perikanan perlu mencakup tata kelola, standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), pengawasan ketenagakerjaan, pemenuhan hak-hak dasar, serta jaminan sosial bagi awak kap al perikanan.

Di tingkat regional, Indonesia juga menekankan pentingnya kerja sama ASEAN-ILO yang fleksibel dan responsif terhadap kebutuhan negara anggota. Program yang dirancang diharapkan berorientasi pada hasil dan mampu menjawab kebutuhan ketenagakerjaan yang beragam di masing-masing negara.

“Indonesia berharap dapat terus menjalin hubungan erat dengan ILO dan seluruh negara anggota ASEAN dalam membangun pasar kerja yang kompetitif, tangguh, lincah, inklusif, serta siap mengantisipasi berbagai peluang maupun tantangan masa depan,” tutup Indah.

Sumber : Biro Humas Kemnaker

Berita Terkait

Pulihkan Layanan Adminduk Pascagempa, Ditjen Dukcapil Terbitkan 358 Dokumen di Manggarai Barat
Gempa Flores Ganggu Layanan Adminduk, Dirjen Dukcapil Kirim Tim ke Ngada
Pencegahan Karhutla Diperkuat, Mendagri Tito Libatkan Pemda hingga Tingkat Desa
Wamendagri Wiyagus Dorong Sinergi Pemerintah dan Masyarakat untuk Eliminasi TB di Sumsel
Bantuan Presiden Cair, Mendagri Tito Pastikan Dukungan Penanggulangan Bencana NTT
Dukcapil Bergerak ke Tujuh Kabupaten Terdampak Gempa NTT
Kenaikan Harga Komoditas, Sekjen Kemendagri Minta Pemda Turun ke Pasar
Mendagri Tito Tegaskan Pencegahan Karhutla Riau Harus Terus Diperkuat

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Hadapi Era Future of Work, Kemnaker Perkuat Kolaborasi dengan ILO

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Pulihkan Layanan Adminduk Pascagempa, Ditjen Dukcapil Terbitkan 358 Dokumen di Manggarai Barat

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:28 WIB

Gempa Flores Ganggu Layanan Adminduk, Dirjen Dukcapil Kirim Tim ke Ngada

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:24 WIB

Pencegahan Karhutla Diperkuat, Mendagri Tito Libatkan Pemda hingga Tingkat Desa

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:18 WIB

Wamendagri Wiyagus Dorong Sinergi Pemerintah dan Masyarakat untuk Eliminasi TB di Sumsel

Berita Terbaru

OPINI

Dari TPA Sampah ke Bank Pakan: Jawaban Krisis Pakan Ternak

Selasa, 25 Agu 2026 - 17:57 WIB