Tito Karnavian Dorong Pendataan Cepat Sekolah dan Rumah Ibadah Rusak Akibat Gempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Manggarai Timur – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong pemerintah daerah (Pemda) untuk mendata kerusakan rumah ibadah dan sekolah yang terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal ini ia sampaikan usai melihat langsung salah satu masjid yang roboh di Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, Senin (17/8/2026).

Pendataan atas tingkat kerusakan kedua fasilitas penting tersebut menjadi acuan kementerian terkait untuk bergerak cepat melakukan penanganan sekaligus agar kebutuhan pendidikan dan rohani masyarakat terpenuhi.

“Pak Bupati, tolong, Pak didatakan juga sekolah-sekolah dan rumah ibadah, berapa jumlah SD, SMP, SMA, atau PAUD. Setelah itu, tingkat kerusakannya ringan, sedang, berat. Secepat mungkin, makin cepat didata, makin cepat juga kita bergerak,” ujar Mendagri.

Berdasarkan pengalaman, Mendagri menyebut Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) termasuk yang sigap dalam menangani persoalan pendidikan di wilayah terdampak bencana. Di depan warga, Mendagri menceritakan pascabencana tanah longsor yang menerjang Sumatera (Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat), sebanyak 4.922 sekolah rusak. Namun, saat ini hampir semua bangunan sekolah sudah direhabilitasi dan direkonstruksi.

“Di Sumatera itu 4.922 sekolah yang rusak. Itu sebagian besar sudah 80-90 persen sudah jalan semua operasional (rehabilitasi dan rekonstruksi),” jelasnya.

Sebagai salah satu kebutuhan dasar masyarakat, Mendagri memastikan pemerintah pusat sangat peduli terhadap keberlanjutan pendidikan para siswa di wilayah bencana. Jika bangunan sekolah mengalami kerusakan berat, Kemendikdasmen bisa mengirimkan tenda darurat sembari merehabilitasi bangunan yang rusak.

“Tapi yang utama kita harus mikirin gimana caranya agar proses belajar-mengajarnya tetap berjalan. Nah, itu di Kemendikdasmen mereka sudah punya peralatannya. Ya tendanya, kursi lipatnya, segala macam supaya bisa berjalan,” terang Mendagri.

Setelah berkeliling dan berinteraksi dengan penyintas gempa di posko pengungsian, Mendagri juga menyempatkan diri menyambangi SMP Abdurrahman Wahid, salah satu sekolah yang mengalami kerusakan parah di Kecamatan Lamba Leda Utara. Di sekolah yang terletak di pesisir utara Manggarai Timur tersebut, ia menyerahkan santunan pribadi secara langsung kepada pengurus sekolah. (gla)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Tinjau Dampak Gempa di Ende, Mendagri Tito Pastikan Infrastruktur Dasar Segera Dipulihkan
Harga Beras Naik, Sekjen Kemendagri Minta Pemda Tak Tunggu Harga Melonjak
Mendagri Tito Ungkap Strategi Pemulihan Pascagempa NTT, Data Jadi Dasar Penanganan
Korban Gempa NTT Jadi Prioritas, Mendagri Dorong Penanganan Cepat dan Terpadu
Mendagri Tito Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Gempa di Manggarai Timur
Mendagri Tito Turun ke Lokasi Terparah, Pendataan Kerusakan Gempa Diminta Dipercepat
Kementerian Ekraf Dorong JAFF Market 2026 Jadi Hub Industri, Investor, dan Pelaku Film
Mendagri Tito Hadir di Manggarai Timur, Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Tinjau Dampak Gempa di Ende, Mendagri Tito Pastikan Infrastruktur Dasar Segera Dipulihkan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Harga Beras Naik, Sekjen Kemendagri Minta Pemda Tak Tunggu Harga Melonjak

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Mendagri Tito Ungkap Strategi Pemulihan Pascagempa NTT, Data Jadi Dasar Penanganan

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:52 WIB

Korban Gempa NTT Jadi Prioritas, Mendagri Dorong Penanganan Cepat dan Terpadu

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Mendagri Tito Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Gempa di Manggarai Timur

Berita Terbaru

Jawa Tengah

Warga Purwasana Serbu Sungai, Parak Iwak Hadirkan Motor

Selasa, 18 Agu 2026 - 16:28 WIB

Yogyakarta

‎Ramah Tamah Paskibraka DIY Penuh Pesan Kebangsaan

Selasa, 18 Agu 2026 - 16:10 WIB