Karang Taruna Jadi Kunci Pemberdayaan Desa, Pemprov Lampung Dorong Inovasi Ekonomi Pemuda

Sabtu, 8 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung mengajak seluruh kader Karang Taruna untuk menjadi motor penggerak ekonomi, pemberdayaan masyarakat, dan inovasi di tingkat desa. Hal ini dinilai sangat krusial guna mempercepat pembangunan daerah dan mewujudkan visi “Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045”.

Pesan tersebut ditegaskan Gubernur Lampung yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setdaprov Lampung, Sulpakar, saat membuka secara Temu Karya ke-VIII Karang Taruna Provinsi Lampung di Balai Keratun, Komplek Kantor Gubernur, Sabtu (8/8/2026). Agenda utama dari temu karya ini adalah Pemilihan Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung Masa Bakti 2026-2031.

Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur mengapresiasi pengabdian Karang Taruna sebagai mitra strategis pemerintah yang terus konsisten merawat semangat kesetiakawanan sosial dan gotong royong hingga ke akar rumput.

Gubernur menyoroti pentingnya keterlibatan pemuda dalam menyukseskan berbagai program prioritas provinsi, seperti Sekolah Unggulan, Kelas Migran Vokasi, Desaku Maju, serta pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif.

“Manfaatkan teknologi sebagai sarana berinovasi, kembangkan potensi unggulan Lampung mulai dari pertanian, perkebunan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif agar mampu menciptakan peluang usaha dan membuka lapangan pekerjaan,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan, Gubernur juga menegaskan komitmen Pemprov Lampung untuk membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya agar inovasi kepemudaan bisa terintegrasi dengan pembangunan daerah, yang ia tutup dengan manis melalui sebuah pantun penyemangat pengabdian.

Sementara itu, Plt. Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung, Muhammad Yuliardi, melaporkan bahwa pelaksanaan Temu Karya ke-VIII ini didasarkan pada Surat Keputusan Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) tertanggal 20 April 2026. Di hadapan seluruh ketua dan sekretaris Karang Taruna kabupaten/kota yang hadir, Yuliardi berharap agar organisasi ini selalu diposisikan sebagai aset penggerak, bukan sebagai beban daerah.

“Harapan kami bersama Pak Gubernur, kami bisa terus dilibatkan mulai dari tahap perencanaan sampai dengan evaluasi. Kami ingin maju, dan kemajuan kami pasti linear dengan kemajuan pemerintah,” ujar Yuliardi. Ia juga mengapresiasi soliditas seluruh kader di kabupaten/kota yang selama ini mampu mengelola dinamika organisasi dengan sangat baik.

Turut hadir memberikan arahan, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) PNKT, Ahmad Bahtiar Sebayang, yang mewakili Ketua Umum G. Budisatrio Djiwandono. Ia menekankan bahwa Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan berpelat merah memiliki tanggung jawab besar untuk mengawal ketat program-program strategis Presiden RI agar benar-benar tepat sasaran.

Terlebih, arah kebijakan ekonomi nasional saat ini sangat berfokus pada pendistribusian anggaran langsung ke kantong-kantong desa untuk mendorong kelas menengah baru dan mengentaskan kemiskinan ekstrem.

Lebih lanjut, Bahtiar mengajak Karang Taruna Lampung untuk agresif mencetak wirausaha muda. Menurutnya, rasio ideal pengusaha untuk mencapai status negara maju adalah 16-17 persen, sedangkan Indonesia saat ini baru menyentuh angka 4 persen.

“Banyak sekali program negara di bawah, dari hulu ke hilir, yang bisa kita suplai dan pasarkan. Teman-teman harus bisa menangkap peluang ini,” pungkas Bahtiar.(lsi)

Sumber : Adpim Provinsi Lampung

Berita Terkait

Cegah Titik Api Baru, Gubernur Lampung Perkuat Mitigasi Karhutla
Rahmat Mirzani Djausal Tekankan Mitigasi untuk Cegah Karhutla Berulang
Wujudkan Lampung Lestari, DLH Perkuat Pembinaan Sekolah Berbudaya Lingkungan
Selaraskan PSN dengan Program Daerah, Lampung Bidik Pengentasan Kemiskinan
Wagub Lampung Pastikan Kesiapan Personel dan Peralatan Pemadaman Karhutla
THLC Lampung Siap Harumkan Nama Indonesia di Kompetisi Paduan Suara Korea Selatan
Isu Kabut dan Polusi Udara Merebak, DLH Lampung Tegaskan Kualitas Udara Aman
Karhutla Belum Padam, BPBD Lampung Fokus Tangani Kebakaran di Way Kambas

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Cegah Titik Api Baru, Gubernur Lampung Perkuat Mitigasi Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Rahmat Mirzani Djausal Tekankan Mitigasi untuk Cegah Karhutla Berulang

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Wujudkan Lampung Lestari, DLH Perkuat Pembinaan Sekolah Berbudaya Lingkungan

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Selaraskan PSN dengan Program Daerah, Lampung Bidik Pengentasan Kemiskinan

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:24 WIB

Wagub Lampung Pastikan Kesiapan Personel dan Peralatan Pemadaman Karhutla

Berita Terbaru