Susanto Dwi Antoro Perluas Bedah Rumah Hingga Pemberdayaan UMKM

Minggu, 2 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, YOGYAKARTA – Pemerintah Kota Yogyakarta kembali melanjutkan program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan merenovasi dua rumah warga di Kelurahan Semaki, Minggu (2/8/2026). Program yang telah memasuki rumah ke-65 dan ke-66 pada 2026 itu dilaksanakan melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Dua penerima manfaat program tersebut adalah Suryati dan Supriyanto, yang rumahnya dinilai membutuhkan perbaikan agar memenuhi standar kelayakan huni.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, mengatakan program bedah rumah dilaksanakan secara rutin dengan sasaran dua rumah setiap pekan sebagai upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat.

“Program ini rutin dilaksanakan setiap minggu dengan dua rumah sasaran agar manfaatnya terus dirasakan masyarakat,” kata Wawan.

Menurut dia, keberhasilan program tersebut tidak lepas dari semangat gotong royong yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga sektor swasta.

“Semangat gotong royong harus terus dipelihara karena menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan program kali ini, Ketua Komisi A DPRD Kota Yogyakarta, Susanto Dwi Antoro, turut memberikan dukungan dengan menyediakan kusen pintu dan jendela bagi rumah yang direnovasi.

Susanto mengatakan program bedah rumah menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat tanpa sepenuhnya bergantung pada anggaran pemerintah.

“Bedah rumah bukan sekadar memperbaiki bangunan, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi keluarga yang membutuhkan melalui kolaborasi berbagai pihak,” kata Susanto.

Ia menjelaskan, pelaksanaan program mengusung konsep pentaheliks lima K, yakni melibatkan unsur kota, kampung, kampus, koran, dan korporat dalam mendukung percepatan pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hunian warga.

Menurut Susanto, Komisi A DPRD Kota Yogyakarta bersama pemerintah wilayah melakukan pendataan calon penerima manfaat melalui koordinasi dengan 14 kemantren dan 45 kelurahan agar bantuan tepat sasaran.

“Pendataan dilakukan secara cermat agar bantuan benar-benar diterima oleh warga yang memenuhi kriteria dan membutuhkan penanganan,” ujarnya.

Perbaikan rumah difokuskan pada komponen utama, seperti atap, dinding, lantai, ventilasi, pencahayaan, hingga fasilitas sanitasi agar rumah menjadi lebih sehat dan layak dihuni.

Susanto menambahkan, kelompok rentan seperti lanjut usia, penyandang disabilitas, keluarga dengan balita stunting, dan masyarakat berpenghasilan rendah menjadi prioritas dalam penentuan penerima program.

Program bedah RTLH juga didukung berbagai organisasi perangkat daerah, lembaga, masyarakat, serta sektor swasta. Salah satunya melalui kontribusi Bank BPD DIY lewat program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), di samping dukungan material, tenaga, dan sumber daya dari berbagai pihak.

Ke depan, Susanto berharap semakin banyak pelaku usaha berpartisipasi sehingga program tidak hanya berfokus pada perbaikan rumah, tetapi juga berkembang menjadi pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Gotong royong adalah kekuatan Yogyakarta. Ketika semua pihak bergerak bersama, kesejahteraan masyarakat bukan sekadar cita-cita, melainkan sesuatu yang dapat diwujudkan,” kata Susanto.(waw)

Berita Terkait

Harda Kiswaya Tekankan Moral Adiwicara, Budaya Jawa Jangan Tergusur Zaman
Kebakaran Dahsyat Transhome Sleman Tewaskan Dua Perempuan, Kerugian Puluhan Miliar
32,1 Persen Pelaku Wellness Serbu Jogja, JCWF Makin Menggigit
ASPPI DIY Gebrak Pariwisata, Desa Wisata dan SDM Jadi Target
Danang Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Pesan Persatuan Menggema di Sleman
HUT ke-270 Jogja Meledak, Event Besar Siap Mengguncang di Bulan Oktober
‎Truck Pedas Bolosego Hadir Alun-Alun Paseban, Netizen Minta Pemkab Bantul Kawal
Kemarau Mencekik, GPM Sleman Kawal Bantuan Air Mushola

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:19 WIB

Harda Kiswaya Tekankan Moral Adiwicara, Budaya Jawa Jangan Tergusur Zaman

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Kebakaran Dahsyat Transhome Sleman Tewaskan Dua Perempuan, Kerugian Puluhan Miliar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:00 WIB

32,1 Persen Pelaku Wellness Serbu Jogja, JCWF Makin Menggigit

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:40 WIB

ASPPI DIY Gebrak Pariwisata, Desa Wisata dan SDM Jadi Target

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Danang Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Pesan Persatuan Menggema di Sleman

Berita Terbaru

Yogyakarta

32,1 Persen Pelaku Wellness Serbu Jogja, JCWF Makin Menggigit

Jumat, 2 Okt 2026 - 09:00 WIB

Yogyakarta

ASPPI DIY Gebrak Pariwisata, Desa Wisata dan SDM Jadi Target

Jumat, 2 Okt 2026 - 08:40 WIB