Yusharto Huntoyungo: Kolaborasi Jadi Kunci Penguatan Inovasi Daerah di Bantul

Jumat, 31 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bantul – Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo mengajak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul memperkuat ekosistem inovasi melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah daerah (Pemda), sekolah, perguruan tinggi, dan masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Penjurian Bantul Innovation Award Tahun 2026 di Joglo Ageng Waroeng Omah Sawa, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (31/7/2026).

Menurut Yusharto, tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks membutuhkan sinergi lintas sektor agar berbagai hasil penelitian dan inovasi tidak berhenti di laboratorium, tetapi dapat dihilirisasi menjadi solusi nyata bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, Pemda dapat berperan sebagai pengguna (offtaker) berbagai hasil inovasi yang dikembangkan perguruan tinggi. Sebaliknya, perguruan tinggi juga membutuhkan kemitraan dengan Pemda agar penelitian yang dilakukan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Bapak dan Ibu dari berbagai fakultas memiliki banyak inovasi yang apabila dikoneksikan dengan perangkat daerah pasti memiliki hubungan dan manfaat bagi penyelenggaraan pemerintahan maupun pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Yusharto juga menjelaskan, pihaknya terus mendorong kemitraan antara Pemda dan perguruan tinggi sebagai bagian dari strategi hilirisasi inovasi. Salah satu implementasinya dilakukan melalui kolaborasi dengan Universitas Cenderawasih yang melibatkan lebih dari seribu mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk menginisiasi inovasi di Kabupaten Kepulauan Yapen.

Dalam pembekalan tersebut, BSKDN memperkenalkan lebih dari 200 inovasi daerah dari berbagai wilayah di Indonesia, termasuk inovasi asal Kabupaten Bantul, sebagai referensi bagi mahasiswa dalam mengembangkan solusi sesuai kebutuhan masyarakat di lokasi KKN.

“Kemarin kami dengan Universitas Cenderawasih melepas seribu lebih mahasiswa KKN yang kita bekali sekitar 200-an lebih inovasi dari seluruh Indonesia, termasuk dari Bantul, untuk dikembangkan di Kabupaten Kepulauan Yapen. Demikian ini salah satu bentuk hilirisasi agar budaya inovasi berkembang luas,” ungkapnya.

Sejalan dengan itu, menurut Yusharto, ekosistem inovasi juga perlu dibangun sejak jenjang pendidikan dasar dan menengah. Dengan menghadirkan ruang bereksperimen, laboratorium, serta kompetisi inovasi, daerah dapat menyiapkan generasi inovator yang mampu menjawab tantangan pembangunan di masa depan.

Melalui kolaborasi yang kuat antara Pemda, institusi pendidikan, dan masyarakat, Yusharto optimistis inovasi daerah akan semakin berkualitas serta mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Inovasi tidak bisa dikembangkan sendiri, artinya butuh kolaborasi berbagai pihak agar manfaatnya dapat benar-benar dirasakan masyarakat,” tutupnya.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Pemkab Bandung Perjuangkan Tambahan Anggaran PBI Rp50 Miliar demi Layanan Kesehatan 12 Bulan Penuh
‎HUT Kota Yogyakarta ke-270 Memanas, 118 Pelajar Taman Dewasa Ramaikan Karnaval Budaya
MRC No One Knows dan Perjalanan Panjang dari Rakit Bambu ke Gelaralam
Suahasil Jadi Menkeu Gantikan Purbaya, Pasar Menanti Gebrakan Bereskan Fiskal Nasional
Adu Racik Barista Lampung Meriahkan Festival Krakatau XXXV
Langkat Gelar Sugiat Santoso Cup, Dorong Semangat Sportivitas Sambut HUT RI
‎FJI Desak Aparat Usut Dugaan Tukar Hafalan Dengan Miras
AMPHIBI Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Dini Lewat Sosialisasi dan Aksi Penghijauan di SDN 013829 Ledong Timur

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 15:12 WIB

Pemkab Bandung Perjuangkan Tambahan Anggaran PBI Rp50 Miliar demi Layanan Kesehatan 12 Bulan Penuh

Rabu, 30 September 2026 - 12:52 WIB

‎HUT Kota Yogyakarta ke-270 Memanas, 118 Pelajar Taman Dewasa Ramaikan Karnaval Budaya

Rabu, 23 September 2026 - 13:11 WIB

MRC No One Knows dan Perjalanan Panjang dari Rakit Bambu ke Gelaralam

Senin, 14 September 2026 - 16:58 WIB

Suahasil Jadi Menkeu Gantikan Purbaya, Pasar Menanti Gebrakan Bereskan Fiskal Nasional

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Adu Racik Barista Lampung Meriahkan Festival Krakatau XXXV

Berita Terbaru

Yogyakarta

Langgeng Purnomo Jadi Kapolda DIY, Gantikan Anggoro Sukartono

Minggu, 4 Okt 2026 - 12:29 WIB

Yogyakarta

Susanto Dorong Honor RT RW Bulanan, Naik dan Transportasi Rapat

Minggu, 4 Okt 2026 - 12:20 WIB