Lokasi Strategis dan Infrastruktur Jadi Daya Tarik, Investor Vietnam Bidik Banten sebagai Pusat Investasi

Senin, 20 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Banten – Gubernur Banten Andra Soni menyambut baik ketertarikan negara Vietnam yang berencana menjadikan Provinsi Banten sebagai salah satu pusat pengembangan investasinya. Andra menegaskan, akan banyak keuntungan yang didapat investor, seperti lokasinya yang berbatasan langsung dengan Jakarta, infrastruktur pelabuhan, bandara dan akses jalan tol yang memadai.

Hal itu diungkapkan Andra Soni saat menerima kunjungan Komite Bilateral KADIN Indonesia untuk negara Vietnam dan Kamboja Edwin Setiawan Tjie di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Senin (20/7/2026). Turut mendampingi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten Virgojanti dan staf ahli Gubernur Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan Kurnia Satriawan.

Menurut Andra, seiring dengan semakin kuatnya hubungan bilateral antara pemerintah Indonesia dengan Vietnam, Pemprov Banten mendukung upaya itu dan berkomitmen mempermudah dan membantu para investor yang akan masuk ke Banten sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Ini baru tahap awal, kita membangun komunikasi. Karena banyak pengusaha di Vietnam yang meminta informasi terkait potensi investasi di Provinsi Banten. Nanti setelah ini kita akan mengadakan dialog melalui Forum Investment Banten yang menjadi rangkaian dari perayaan HUT Banten di bulan Oktober nanti,” jelasnya.

Andra melanjutkan, berdasarkan hasil paparan dalam diskusi tadi, Vietnam tertarik berinvestasi pada tiga sektor di Provinsi Banten, pertama manufaktur, real estet dan peternakan susu sapi. Sebagai daerah yang sedang tumbuh, potensi tiga sektor itu sangat besar bisa dikembangkan di Provinsi Banten.

“Apalagi kalau kita melihat suplai kebutuhan susu dengan adanya program MBG. Kalau investor Vietnam bisa berinvestasi di Banten, kita bisa memproduksi sendiri dengan standar teknologi mereka,” katanya.

Komite Bilateral Vietnam dan Kamboja Edwin Setiawan Tjie menegaskan ketertarikannya banyak investor di Vietnam ke Provinsi Banten karena lokasinya yang sangat strategis serta potensinya yang masih terbuka lebar.

“Itu yang membuat mereka tertarik dan meminta informasi secara detail terkait potensi investasi di Provinsi Banten,” katanya.

Selain itu, Edwin melihat basis pasarnya juga cukup luas. Apalagi secara umum, jumlah pasar di Indonesia ini terbesar di Asia Tenggara. “Itu yang membuat investor tertarik,” imbuhnya. (gla)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Bang Andra Bangun Jalan Desa, Akses Ekonomi dan Layanan Publik Makin Terbuka
Kapolda Banten Tatap Muka dengan Polwan, Tekankan Penguatan Pengabdian dan Profesionalisme
Sekda Banten Deden Apriandhi Lantik 21 ASN di Pendopo Gubernur
APBD Perubahan 2026 Difokuskan pada Target RPJMD, Ini Penegasan Andra Soni
Achmad Dimyati Dorong Pengelolaan Zakat Tepat Sasaran untuk Perkuat Kepedulian Sosial
15 Kampung Nelayan Merah Putih Jadi Harapan Baru Nelayan Banten
Diduga Jadi Tempat Penyimpanan BBM, Lokasi di Banten Dicek Polisi
Gubernur Andra Soni Pastikan Kesejahteraan Nelayan Jadi Perhatian Pemprov Banten

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 16:38 WIB

Bang Andra Bangun Jalan Desa, Akses Ekonomi dan Layanan Publik Makin Terbuka

Rabu, 30 September 2026 - 15:14 WIB

Kapolda Banten Tatap Muka dengan Polwan, Tekankan Penguatan Pengabdian dan Profesionalisme

Selasa, 29 September 2026 - 11:35 WIB

Sekda Banten Deden Apriandhi Lantik 21 ASN di Pendopo Gubernur

Selasa, 29 September 2026 - 11:20 WIB

APBD Perubahan 2026 Difokuskan pada Target RPJMD, Ini Penegasan Andra Soni

Selasa, 29 September 2026 - 10:48 WIB

Achmad Dimyati Dorong Pengelolaan Zakat Tepat Sasaran untuk Perkuat Kepedulian Sosial

Berita Terbaru