Provinsi Banten Jadi Rujukan Republik Timor Leste Pelajari Manajemen Proyek Jalan Strategis

Rabu, 1 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Banten Terima Kunjungan Delegasi Timor Leste, Perkuat Sinergi Pembangunan Infrastruktur

Gubernur Banten Terima Kunjungan Delegasi Timor Leste, Perkuat Sinergi Pembangunan Infrastruktur

JOGJAOKE.COM, Banten – Gubernur Banten Andra Soni menerima kunjungan delegasi Republik Demokratik Timor Leste yang dipimpin Wakil Duta Besar Domingus Savio bersama Delegasi Project Management Unit (PMU) Highway Suai–Natarbora Kementerian Perminyakan dan Sumber Daya Mineral Republik Demokratik Timor-Leste di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Rabu (1/7/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung pembangunan Highway Suai–Natarbora, salah satu proyek infrastruktur strategis Timor Leste. Selama hampir satu bulan, mulai 2-27 Juli 2026, sebanyak 22 anggota PMU akan mengikuti pelatihan di Banten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Tim akan dilatih bidang teknik jalan dan jembatan, pengujian material konstruksi, hingga tata kelola administrasi proyek.

Gubernur Andra Soni menyambut langsung kedatangan rombongan dan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemerintah Timor Leste yang memilih Provinsi Banten sebagai lokasi pembelajaran. Menurutnya, delegasi PMU datang untuk memperdalam pengetahuan mengenai manajemen proyek pembangunan jalan, termasuk proses pembangunan jalan tol serta pengelolaan proyek infrastruktur secara menyeluruh. Pengalaman yang dimiliki Banten di bidang pembangunan diharapkan dapat menjadi referensi bagi Timor Leste dalam menyiapkan infrastruktur yang berkualitas.

“Tim PMU, berencana melakukan pembangunan jalan Tol di salah satu lokasi di Republik Demokratik Timur Leste.” ujar Andra Soni.

Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur memiliki peran strategis sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi karena mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperkuat daya saing, sekaligus membuka akses menuju pusat-pusat pertumbuhan baru.

Andra Soni menambahkan, proyek Highway Suai–Natarbora merupakan infrastruktur strategis yang akan mendukung pengembangan kawasan ekonomi di pesisir selatan Timor-Leste, termasuk kawasan industri energi, logistik, serta peningkatan konektivitas nasional. Karena itu, pertukaran pengalaman mengenai manajemen proyek, teknologi konstruksi, pengendalian mutu, keselamatan kerja, hingga pengembangan kapasitas sumber daya manusia menjadi aspek penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan tersebut.

“Kami berharap kunjungan ini menjadi sarana bertukar pengalaman, tidak hanya dalam aspek teknis, tetapi juga membangun budaya kualitas agar infrastruktur yang dihasilkan tangguh, aman, dan berkelanjutan,” katanya.

Selain itu, Andra Soni menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berkomitmen memperluas kerja sama internasional yang berorientasi pada pembangunan, peningkatan investasi, pengembangan industri, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia berharap kunjungan tersebut menjadi awal hubungan yang semakin produktif antara Provinsi Banten dan Kementerian Perminyakan dan Sumber Daya Mineral Republik Demokratik Timor Leste.

Sementara itu, Koordinator PMU Highway Suai–Natarbora Miguel Marques De Jesus Monteiro menjelaskan, Banten dipilih sebagai lokasi pelatihan karena dinilai memiliki pengalaman pembangunan yang relevan dan dapat menjadi referensi bagi Timor Leste.

“Banten merupakan provinsi yang berkembang dari awal sejak berdiri tahun 2000. Pengalaman itu menjadi referensi yang baik bagi kami dalam membangun dan mengelola proyek infrastruktur di Timor Leste,” ujarnya.

Miguel mengatakan, pembangunan infrastruktur yang sedang berlangsung di Banten dinilai memberikan banyak pembelajaran bagi tim PMU.

Selama program berlangsung, peserta akan dibagi ke dalam dua bidang utama, yakni teknik dan manajemen proyek. Materi pelatihan meliputi pembangunan jalan dan jembatan, pengujian material konstruksi, sistem pengendalian mutu, serta administrasi proyek seperti pengarsipan, pengelolaan fasilitas, dan tata kelola manajemen proyek.

Sebanyak 22 peserta akan mengikuti pelatihan tersebut, terdiri atas personel yang mendalami aspek teknik dan manajemen proyek. Pemerintah Timor-Leste berharap peningkatan kompetensi tersebut dapat memperkuat kapasitas PMU dalam mendukung pembangunan Highway Suai–Natarbora, sehingga menghasilkan infrastruktur yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat Timor Leste. (gla)

Sumber : Adpim

 

Berita Terkait

Wagub Dimyati Ajak Masyarakat Perkuat Kolaborasi Jaga Keamanan Banten
Temui Kajati Banten, Andra Soni Paparkan Program Strategis Pemprov Banten
Polda Banten Ungkap 6 Tambang Ilegal, Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi Ikut Dibongkar
Kades Sindangheula Suheli Dipercaya Bacakan Pancasila pada Upacara HUT RI ke-81
Pemprov Banten Optimistis Tanjung Lesung Bangkit dengan Dukungan Akses Tol
Jelang Muktamar ke-35, Gubernur Banten Doakan NU Semakin Maju dan Solid
Andra Soni Lepas 16 Kafilah MTQ KORPRI Banten ke Ajang Nasional di Sulsel
Rayakan Kemerdekaan, Dapur MBG SPPG Lebak Cibadak Bojong Leles Bangun Kekompakan

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:08 WIB

Wagub Dimyati Ajak Masyarakat Perkuat Kolaborasi Jaga Keamanan Banten

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:23 WIB

Temui Kajati Banten, Andra Soni Paparkan Program Strategis Pemprov Banten

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:17 WIB

Polda Banten Ungkap 6 Tambang Ilegal, Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi Ikut Dibongkar

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:15 WIB

Kades Sindangheula Suheli Dipercaya Bacakan Pancasila pada Upacara HUT RI ke-81

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:00 WIB

Pemprov Banten Optimistis Tanjung Lesung Bangkit dengan Dukungan Akses Tol

Berita Terbaru