Herman Deru Dorong SHI Jadi Pusat Pengembangan Kapasitas Tenaga Kesehatan di Sumsel

Kamis, 25 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Palembang — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan sebagai fondasi utama dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Penegasan tersebut disampaikannya saat membuka Grand Opening dan Seminar Nasional Sriwijaya Health Institute (SHI) di Ballroom Hotel Harper Palembang, Rabu (24/6/2026).

Menurut Herman Deru, kebutuhan tenaga kesehatan yang kompeten terus meningkat seiring perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan tuntutan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks. Karena itu, kehadiran SHI dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat kualitas tenaga kesehatan di Sumatera Selatan.

“Kehadiran Sriwijaya Health Institute ini harus menjadi pengungkit peningkatan kapasitas tenaga kesehatan di Sumatera Selatan. Kita ingin tenaga kesehatan kita mampu memenuhi kebutuhan daerah sekaligus memiliki daya saing untuk berkiprah di tingkat nasional, bahkan internasional,” ujar Herman Deru.

Ia mengatakan Sumatera Selatan membutuhkan lebih banyak tenaga kesehatan yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis yang baik, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia kesehatan dan standar pelayanan global.

Herman Deru menegaskan bahwa tenaga kesehatan selama ini menjadi salah satu ujung tombak keberhasilan berbagai program kesehatan pemerintah daerah. Hal tersebut terlihat dari peran aktif mereka dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar melalui posyandu yang tersebar hingga pelosok daerah.

Menurutnya, keberhasilan Sumsel dalam menurunkan angka stunting juga tidak terlepas dari dedikasi tenaga kesehatan yang bekerja langsung bersama masyarakat.

“Lebih dari 6.000 posyandu aktif di Sumsel menjadi kekuatan besar dalam membangun kesehatan masyarakat. Di balik keberhasilan itu terdapat kontribusi luar biasa dari para tenaga kesehatan yang bekerja tanpa lelah,” katanya.

Selain peningkatan kompetensi, Herman Deru juga menekankan pentingnya membangun karakter pelayanan yang humanis. Ia mengingatkan bahwa tenaga kesehatan tidak hanya berperan memberikan pelayanan medis, tetapi juga harus mampu menghadirkan rasa nyaman dan ketenangan bagi pasien.

“Pasien yang datang ke fasilitas kesehatan tidak hanya membutuhkan pengobatan, tetapi juga membutuhkan ketenangan. Karena itu, aspek keramahtamahan harus menjadi bagian penting dalam pelayanan kesehatan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Herman Deru berharap SHI dapat menjadi pusat pengembangan kapasitas tenaga kesehatan yang berkelanjutan bagi seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Selatan. Ia menginginkan tenaga kesehatan dari 17 kabupaten/kota memperoleh kesempatan yang sama untuk meningkatkan kompetensi melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan yang tersedia.

Pada kesempatan itu, Herman Deru juga menyoroti pentingnya memperkuat ketahanan kesehatan daerah. Menurutnya, pengalaman menghadapi pandemi COVID-19 menjadi pelajaran berharga bahwa kualitas sumber daya manusia kesehatan merupakan faktor utama dalam menghadapi berbagai ancaman kesehatan di masa mendatang.

Sementara itu, Direktur Sriwijaya Health Institute, Prof. Dr. dr. Yuwono, M.Biomed., menjelaskan bahwa SHI merupakan lembaga pendidikan dan pelatihan resmi yang telah memperoleh rekomendasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Ia mengatakan SHI berfokus pada peningkatan kapasitas tenaga kesehatan melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan saat ini.

“Kami fokus pada capacity building tenaga kesehatan. Lembaga seperti ini masih sangat terbatas di Pulau Sumatera. Saat ini baru ada di Medan, Sumatera Barat, dan kini hadir di Sumatera Selatan,” ungkapnya.

Dengan hadirnya SHI, diharapkan Sumatera Selatan semakin siap mencetak tenaga kesehatan yang profesional, adaptif, dan berdaya saing tinggi guna mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat sekaligus menjawab kebutuhan sektor kesehatan di masa depan.

Acara grand opening tersebut dihadiri ratusan peserta dari berbagai unsur, mulai dari direktur rumah sakit, akademisi, fakultas kedokteran, praktisi laboratorium, organisasi profesi kesehatan, hingga tokoh masyarakat dan pemerhati kesehatan.(LSI)

Sumber : Adpim Sumsel

Berita Terkait

Paskibraka Sumsel Dikukuhkan, Herman Deru Dorong Pemuda Berprestasi dan Berkarakter
491 PNS Sumsel Raih Satyalancana Karya Satya, Herman Deru Tegaskan Hak Penghasilan Tetap Terjaga
Herman Deru Dorong Kolaborasi Pemprov dan Kejati Sumsel untuk Kemajuan Daerah
Gubernur Herman Deru Tegaskan Dukungan Penuh Sumsel terhadap Program MBG
Herman Deru Tegaskan APBD Sumsel 2027 Fokus pada Program Produktif dan Pelayanan Publik
Peternakan Ayam Petelur Banyuasin Jadi Perhatian, Herman Deru Dampingi Kepala Staf Kepresidenan
Rombongan SRT 31 Palembang Berangkat ke Sekolah Rakyat Permanen OKI, Dilepas Sekda Sumsel
Herman Deru: Hutan Lestari Kunci Ketahanan Sumber Daya Air Sumsel

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Paskibraka Sumsel Dikukuhkan, Herman Deru Dorong Pemuda Berprestasi dan Berkarakter

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:27 WIB

491 PNS Sumsel Raih Satyalancana Karya Satya, Herman Deru Tegaskan Hak Penghasilan Tetap Terjaga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:15 WIB

Herman Deru Dorong Kolaborasi Pemprov dan Kejati Sumsel untuk Kemajuan Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:47 WIB

Gubernur Herman Deru Tegaskan Dukungan Penuh Sumsel terhadap Program MBG

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Herman Deru Tegaskan APBD Sumsel 2027 Fokus pada Program Produktif dan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Yogyakarta

Susanto Dwi Antoro Ajak Warga Bersatu Doakan Keselamatan NTT

Sabtu, 15 Agu 2026 - 11:17 WIB