UGM Bongkar Misteri Rumah Api Seyegan, Fakta Mengejutkan Terungkap

Sabtu, 13 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, SLEMAN – Misteri kebakaran berulang yang menggegerkan warga Seyegan, Kabupaten Sleman, akhirnya mulai menemukan titik terang.
‎
Setelah melakukan serangkaian penelitian ilmiah secara mendalam, tim Pusat Kajian Pelambaran Entropi (PKPE) Fakultas Teknik UGM mengungkap hasil investigasi yang membantah berbagai spekulasi yang selama ini berkembang di masyarakat.
‎
Fenomena yang dikenal sebagai “Rumah Api” itu sempat menjadi perhatian luas karena benda-benda di dalam rumah dilaporkan terbakar secara tiba-tiba.
‎
Bahkan, dalam beberapa kesempatan, kebakaran disebut bisa terjadi hingga sembilan kali dalam sehari.
‎
Kondisi tersebut membuat warga resah dan memunculkan beragam dugaan mengenai penyebab munculnya api misterius tersebut.
‎
Tim peneliti UGM memastikan tidak menemukan adanya rembesan gas alam dari bawah tanah yang dapat memicu kebakaran.
‎
“Berdasarkan hasil observasi lapangan, pemetaan georadar dan geolistrik tidak menunjukkan adanya lapisan yang mengandung gas alam maupun retakan bawah tanah yang berpotensi menjadi sumber api,” ungkap tim PKPE FT UGM dalam hasil kajiannya.
‎
Tak hanya itu, pengukuran medan elektromagnetik di sekitar lokasi juga menunjukkan kondisi yang normal.
‎
“Hasil pengukuran berada dalam batas aman dan tidak ditemukan indikasi medan listrik maupun medan magnet yang dapat menjadi pemantik kebakaran,” jelas tim peneliti.
‎
Temuan ini sekaligus menepis dugaan adanya faktor elektromagnetik yang menyebabkan benda-benda terbakar sendiri.
‎
Untuk memastikan sumber panas, tim juga menerbangkan drone yang dilengkapi sensor Thermal Infrared pada dini hari hingga radius sekitar 200 meter dari lokasi kejadian.
‎
“Tidak ditemukan anomali panas yang mengarah pada keberadaan sumber api alami dari bawah permukaan tanah,” terang tim.
‎
Hasil tersebut memperkuat kesimpulan bahwa fenomena tersebut bukan berasal dari aktivitas geologi setempat.
‎
Penelitian kemudian berlanjut pada analisis residu kebakaran menggunakan metode Gas Chromatography dan FTIR.
‎
Dari pengujian tersebut, tim hanya menemukan karbon dioksida (CO₂) tanpa jejak hidrokarbon maupun bahan kimia pemercepat kebakaran.
‎
Namun, “kami menemukan kandungan resin poly vinyl chloride (PVC) pada residu yang menempel di permukaan keramik, kayu, dan tripleks. Material ini diketahui mudah terbakar apabila bertemu sumber penyulut api,” jelas tim PKPE FT UGM.
‎
Temuan tersebut menjadi petunjuk penting dalam mengungkap misteri Rumah Api Seyegan.
‎
“Api yang membakar material pada kasus rumah api Seyegan kemungkinan berasosiasi dengan adanya resin poly vinyl chloride yang mudah terbakar jika bertemu sumber api (ignition),” tegas tim peneliti.
‎
Dengan rampungnya kajian ilmiah ini, seluruh hasil penelitian telah diserahkan kepada BPBD Sleman sebagai bahan tindak lanjut.
‎
Hasil tersebut sekaligus menegaskan bahwa munculnya api diduga berasal dari interaksi material buatan manusia di dalam bangunan, bukan akibat fenomena geologi maupun gas alam dari bawah tanah.(ADY)

Berita Terkait

Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.
Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”
Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi
Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan
Peringati HUT ke-81 KAI, Daop 6 Yogyakarta Gelar Upacara di Campus Darman Prasetyo
Wujud Kepedulian, Joglo Resto Njeron Beteng Bantu Mahasiswa NTT Tetap Kuliah di Yogyakarta
14 Tahun The Rich Jogja Hotel, Beyond Running Jadi Ajang Perayaan dan Kebersamaan
Kolam Koi Picu Gejolak, Warga Sampangan Desak Ditutup Total

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi

Senin, 28 September 2026 - 15:57 WIB

Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan

Senin, 28 September 2026 - 15:39 WIB

Peringati HUT ke-81 KAI, Daop 6 Yogyakarta Gelar Upacara di Campus Darman Prasetyo

Berita Terbaru