Wamendagri Ribka Haluk Soroti Pentingnya Kearifan Lokal dalam Arah Pembangunan Papua

Sabtu, 30 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jayapura — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengapresiasi penyelenggaraan Konferensi Strategis Papua. Menurutnya, forum tersebut memiliki nilai penting sebagai wadah diskusi untuk memperkuat arah pembangunan Papua yang tetap berpijak pada kearifan lokal dan keberpihakan kepada masyarakat adat.

Dalam sambutannya, Ribka juga menyampaikan salam dan apresiasi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan konferensi tersebut karena mampu mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam satu forum bersama.

“Konferensi ini bukan sekadar forum ilmiah semata, namun forum ini merupakan ruang refleksi kolektif … untuk mendiskusikan secara jujur, terbuka, dan mendalam mengenai harapan pembangunan Papua yang bermartabat, berkeadilan, dan benar-benar berpihak pada orang asli Papua,” ujarnya dalam Konferensi Analisis Papua Strategis Ketiga di Papua Youth Creative Hub, Jayapura, Papua, Jumat (29/5/2026).

Dalam konteks tersebut, Ribka menjelaskan bahwa pembangunan Papua menjadi bagian penting dalam arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Sejalan dengan itu, ia menekankan bahwa modernisasi tidak boleh menghilangkan identitas, nilai, dan jati diri masyarakat Papua.

“Jangan sampai di tahun 2045 ketika kita masuk pada sebuah negara maju dan modern, kita akan ketinggalan landasan kita, kita akan ketinggalan jati diri kita,” katanya.

Menurut Ribka, pembangunan tidak hanya harus berorientasi pada kemajuan ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga menjaga keterhubungan sosial, budaya, dan nilai-nilai lokal yang hidup di tengah masyarakat Papua. Karena itu, ia menekankan pentingnya memastikan proses pembangunan tetap melibatkan masyarakat adat serta memperhatikan kearifan lokal di setiap daerah.

“Indonesia akan masuk sampai 2045 sebagai sebuah negara maju dan modern, sehingga memang acara ini menjadi inisiasi yang sangat penting,” tandasnya.

Sebagai informasi, kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamenham) Mugiyanto, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wali Kota Depok Supian Suri, Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Provinsi Papua Lukas Christian Sohilait, serta sejumlah pihak terkait lainnya.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Ketum TP PKK Tekankan Hidup Sehat kepada Pelajar SMAN 2 Kota Ternate
Perluas Basis Pajak, Wamendagri Bima Arya Tekankan Kebijakan yang Tak Membebani Rakyat
Pemda Berprestasi di Kalimantan Diguyur Penghargaan, Kemendagri Dorong Kinerja Makin Baik
Di Balik Tirai Newsroom Jaga Desa
Wamendagri Wiyagus Perkuat Peran Mahasiswa dalam Upaya Eliminasi TBC Berbasis Desa
Mendagri Tito Tekankan Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri
Wamendagri Bima Arya: Kebijakan Pemerintah Pusat Terus Dimatangkan demi Perkuat Ekonomi Daerah
Wamendagri Wiyagus Tekankan Kepemimpinan Holistik dalam Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 19:14 WIB

Ketum TP PKK Tekankan Hidup Sehat kepada Pelajar SMAN 2 Kota Ternate

Jumat, 4 September 2026 - 19:07 WIB

Perluas Basis Pajak, Wamendagri Bima Arya Tekankan Kebijakan yang Tak Membebani Rakyat

Jumat, 4 September 2026 - 08:56 WIB

Pemda Berprestasi di Kalimantan Diguyur Penghargaan, Kemendagri Dorong Kinerja Makin Baik

Jumat, 4 September 2026 - 08:37 WIB

Di Balik Tirai Newsroom Jaga Desa

Jumat, 4 September 2026 - 08:31 WIB

Wamendagri Wiyagus Perkuat Peran Mahasiswa dalam Upaya Eliminasi TBC Berbasis Desa

Berita Terbaru