Mendagri Tito Karnavian: Inflasi Berkaitan Langsung dengan Stabilitas Negara, Peran TNI Krusial

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi peran aktif jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mendukung pengendalian inflasi sekaligus menjaga stabilitas nasional. Ia menegaskan bahwa kedua aspek tersebut penting dan bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.

“Inflasi ini saya kira sangat perlu diketahui oleh kita semua, anak-anak bangsa, apalagi jajaran TNI yang merupakan salah satu pilar utama Indonesia. Tidak banyak instansi vertikal yang memiliki organisasi yang sangat rapi, yang sudah well established dari pusat sampai dengan ke desa-desa [seperti TNI],” ujar Mendagri saat menyampaikan pengarahan pada acara Apel Komandan Satuan TNI Tahun 2026 di Universitas Pertahanan, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (29/4/2026).

Ia mengungkapkan, berdasarkan berbagai survei, mayoritas masyarakat Indonesia menempatkan persoalan biaya hidup sebagai perhatian utama, bahkan melampaui isu-isu lainnya. Kondisi ini menunjukkan bahwa stabilitas harga memiliki dampak langsung terhadap persepsi dan kondisi sosial masyarakat.

Dalam konteks tersebut, Mendagri menekankan bahwa terkendalinya inflasi menjadi aspek penting karena berdampak luas terhadap masyarakat. Apabila inflasi terkendali, potensi kenaikan harga bahan pokok dan gangguan stabilitas sosial dapat dicegah. Oleh karena itu, keterlibatan seluruh komponen pemerintah, baik di pusat maupun daerah, termasuk jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), menjadi krusial.

“Inflasi penting untuk menjaga ketahanan nasional kita dari infiltrasi atau tekanan dari luar negeri. Kita mungkin tahu bahwa di dalam politik internasional, ini masalah survival bangsa. Menjaga inflasi adalah survival bangsa,” imbuhnya.

Mendagri menjelaskan, selama ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama kementerian/lembaga, termasuk jajaran TNI, secara konsisten menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah. Melalui rapat tersebut, perkembangan angka inflasi dan kenaikan harga bahan pokok terus dipantau.

Ia menjelaskan, terdapat empat jenis inflasi berdasarkan tingkat keparahannya. Pertama, inflasi ringan, yakni kenaikan harga di bawah 10 persen per tahun. Kedua, inflasi sedang, yaitu kenaikan harga berkisar antara 10 hingga 30 persen per tahun. Ketiga, inflasi berat, yakni kenaikan harga dalam rentang 30 hingga 100 persen per tahun. Keempat, hiperinflasi, yaitu kenaikan harga di atas 100 persen per tahun.

“Kalau terjadi di atas 100 persen, itu disebutkan hyperinflation. Itu artinya semua sendi sudah rontok ekonomi. Kekacauan sudah terjadi. Distribusi barang semua rebut-rebutan. Dan kemudian … nilai tukar uang itu sudah melambung tinggi,” tambahnya.

Mengacu pada kondisi di Indonesia, Mendagri bersyukur inflasi di dalam negeri relatif terkendali. Hal ini juga diperkuat dengan capaian swasembada beras serta terkendalinya harga bahan pokok lainnya. Ia mengapresiasi jajaran TNI yang telah melakukan berbagai upaya dalam mengendalikan inflasi, antara lain melalui gerakan pasar murah, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), hingga penanaman jagung.

“Kemudian juga peran TNI untuk gerakan tanam, itu terasa sekali dan itu membuat harga-harga turun. Dan mudah-mudahan kita bisa jaga, karena ini untuk kepentingan satu, menjaga bukan hanya kesejahteraan rakyat tapi menjaga situasi stabilitas kamtibmas dalam negeri,” tandasnya.

Turut hadir pada acara tersebut Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, serta para pejabat terkait lainnya.(LSI)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Kawasan Transmigrasi Dibidik Jadi Pusat Ekonomi Kreatif Baru, Menteri Ekraf Tugaskan TEP 2026
62.000 KPR Subsidi Dikukuhkan di Batang, Menko AHY Perkuat Komitmen Program Rumah Rakyat
Kemendagri Perkuat Soliditas Pranata Humas Demi Sinergi Komunikasi hingga Daerah
Kemendagri Percepat Implementasi SPBE demi Penyaluran Bansos yang Lebih Tepat Sasaran
Identitas Kependudukan Digital Kemendagri Sabet Penghargaan JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026
Keberanian Menolak Perintah Ilegal Jadi Pilar Integritas Aparatur Sipil Negara
Kementerian Ekraf Puji MS Glow Buka Lapangan Kerja Inklusif
Kemendagri Perkuat Kompetensi Satpol PP untuk Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:01 WIB

Kawasan Transmigrasi Dibidik Jadi Pusat Ekonomi Kreatif Baru, Menteri Ekraf Tugaskan TEP 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:47 WIB

62.000 KPR Subsidi Dikukuhkan di Batang, Menko AHY Perkuat Komitmen Program Rumah Rakyat

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:49 WIB

Kemendagri Perkuat Soliditas Pranata Humas Demi Sinergi Komunikasi hingga Daerah

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:40 WIB

Kemendagri Percepat Implementasi SPBE demi Penyaluran Bansos yang Lebih Tepat Sasaran

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:32 WIB

Identitas Kependudukan Digital Kemendagri Sabet Penghargaan JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026

Berita Terbaru