Bupati Sleman Tegaskan LKK Banyuraden Motor Pembangunan Partisipatif Berkelanjutan Daerah

Rabu, 8 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Sleman – Pengukuhan Lembaga Kemasyarakatan Kalurahan (LKK) Banyuraden periode 2026–2031 berlangsung khidmat di Graha Bina Husada Poltekkes, Selasa (7/4/2026).

Momentum ini dinilai penting untuk memperkuat peran masyarakat dalam pembangunan berbasis partisipasi di tingkat kalurahan.

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, hadir langsung dan menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

“LKK memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah kalurahan dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan,” tegasnya di hadapan para pengurus yang baru dikukuhkan.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah daerah, tetapi juga keterlibatan aktif masyarakat.

“Partisipasi warga melalui lembaga kemasyarakatan menjadi kunci agar program pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat,” ujarnya.

Harda juga mengingatkan tantangan ke depan semakin kompleks, mulai dari kesejahteraan hingga transformasi digital.

“Pengurus LKK harus bekerja dengan integritas dan menghadirkan inovasi program yang relevan dengan perkembangan zaman,” katanya.

Sementara itu, Lurah Banyuraden Sudarisman menegaskan LKK sebagai ujung tombak pemberdayaan.

“LKK bukan sekadar pelengkap, tetapi wadah aspirasi dan penggerak solusi warga secara kolektif,” tandasnya.

Senada, Panewu Gamping Suyanto menambahkan, “Sinergi kuat pemerintah dan masyarakat akan menjadi fondasi Banyuraden yang maju, mandiri, dan sejahtera.” (andriyani)

Berita Terkait

HS dan Sembada Fighting Championship Kampanyekan Mental Juara Generasi Muda
Inung Nurzani Terpilih Lagi Pimpin Percasi Jogja Periode 2026-2030
Kasrem Hadiri Hardiknas 2026, Tegaskan Pendidikan Bermutu Untuk Semua
Muskot Percasi Jogja Bangkitkan Catur Rakyat Borong Prestasi Besar
Ketidakpastian Yurisdiksi Peradilan Militer Jadi Sorotan di Mahkamah Konstitusi
May Day DIY Memanas, Ormas Hadang Massa Aksi Buruh
Pria Ponjong Ditemukan Tewas Gantung Diri Diduga Masalah Keluarga
May Day Mengguncang Jogja, Ratusan Buruh Turun Tuntut Keadilan

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:04 WIB

HS dan Sembada Fighting Championship Kampanyekan Mental Juara Generasi Muda

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:52 WIB

Inung Nurzani Terpilih Lagi Pimpin Percasi Jogja Periode 2026-2030

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:15 WIB

Kasrem Hadiri Hardiknas 2026, Tegaskan Pendidikan Bermutu Untuk Semua

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:58 WIB

Muskot Percasi Jogja Bangkitkan Catur Rakyat Borong Prestasi Besar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:40 WIB

May Day DIY Memanas, Ormas Hadang Massa Aksi Buruh

Berita Terbaru