Satgas PRR Targetkan Aktivasi Listrik dan Air Bersih Huntara Selesai dalam 10 Hari

Minggu, 5 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Upaya percepatan pemulihan pascabencana Sumatera terus menunjukkan progres signifikan. Salah satunya dengan segera rampungnya pembangunan 163 unit hunian sementara (huntara) di Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang.

Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian mengatakan secara fisik huntara telah siap ditempati, dengan jaringan listrik yang sudah terpasang dan hanya menunggu proses aktivasi. Sementara itu, kebutuhan air bersih tengah disiapkan melalui pembangunan sumur bor oleh BNPB.

“Ini adalah huntara yang dibangun oleh Bapak Menko Infra (Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono), 163 unit untuk masyarakat Lubuk Sidup. Kita lihat tempatnya sangat bagus, ada ketinggian. Listrik sudah masuk, tinggal on saja. Untuk air minum, tinggal air bersih menggunakan sumur bor dari BNPB,” ujar Tito saat meninjau lokasi huntara, Sabtu (4/4/2026).

Satgas PRR menargetkan seluruh fasilitas penunjang, termasuk air bersih dan aktivasi listrik, dapat diselesaikan dalam waktu 10 hari ke depan. Setelah itu, masyarakat akan segera dipersilakan menempati hunian yang telah disiapkan, sebagai langkah awal untuk memulai kehidupan baru yang lebih layak dan aman.

Tidak hanya pembangunan hunian, pemerintah juga telah menyalurkan berbagai bantuan pendukung bagi penyintas. Bantuan tersebut mencakup uang lauk-pauk sebesar Rp15 ribu per orang per hari, bantuan ekonomi senilai Rp5 juta per keluarga, serta bantuan perabotan rumah tangga sebesar Rp3 juta, guna memastikan keberlanjutan kehidupan masyarakat di masa pemulihan pascabencana.

Secara total, progres pembangunan huntara di tiga provinsi terdampak bencana hidrometeorologi juga menunjukkan capaian yang menggembirakan. Dari total rencana pembangunan sebanyak 19.135 unit huntara, sebanyak 17.084 unit telah selesai dibangun atau setara dengan 89 persen progres keseluruhan.

Capaian tersebut menegaskan komitmen Satgas PRR dalam mempercepat pemulihan pascabencana secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga dari aspek sosial dan ekonomi masyarakat terdampak.

Sebagai informasi, dalam peninjauan huntara di Desa Lubuk Sidup, Tito didampingi Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal ZA, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi, dan jajaran Forkopimda se-Kabupaten Aceh Tamiang.(LSI)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Wamendagri Wiyagus Tekankan Kepemimpinan Holistik dalam Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah
DWP Kemendagri Hadir untuk Korban Gempa NTT, Bantuan Kemanusiaan Disalurkan
6 Bidang SPM Diperkuat, Ketua Umum TP Posyandu Dorong Pemenuhan Kebutuhan Dasar Masyarakat
Tri Tito Karnavian Dorong Posyandu Tertib Registrasi demi Optimalisasi Pelayanan Masyarakat
Kunjungi Damkar Surakarta, Wamendagri Bima Arya Apresiasi Dedikasi Petugas dan Kepedulian Lingkungan
Wamendagri Wiyagus Dorong Optimalisasi Aset Daerah untuk Perkuat Kinerja BUMD
Hadapi Peluang Green Jobs, Kemnaker Siapkan Kompetensi Tenaga Kerja
Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera Dipercepat, Mendagri Tito Kawal Realisasi Anggaran K/L

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 18:51 WIB

Wamendagri Wiyagus Tekankan Kepemimpinan Holistik dalam Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah

Kamis, 3 September 2026 - 16:30 WIB

DWP Kemendagri Hadir untuk Korban Gempa NTT, Bantuan Kemanusiaan Disalurkan

Kamis, 3 September 2026 - 08:38 WIB

6 Bidang SPM Diperkuat, Ketua Umum TP Posyandu Dorong Pemenuhan Kebutuhan Dasar Masyarakat

Kamis, 3 September 2026 - 08:34 WIB

Tri Tito Karnavian Dorong Posyandu Tertib Registrasi demi Optimalisasi Pelayanan Masyarakat

Rabu, 2 September 2026 - 21:26 WIB

Kunjungi Damkar Surakarta, Wamendagri Bima Arya Apresiasi Dedikasi Petugas dan Kepedulian Lingkungan

Berita Terbaru