Kemenag Koordinasi dengan Kemenpan RB Atasi Kekurangan Penghulu

Jumat, 3 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Ahmad Zayadi, memberi keterangan. (Humas Kemenag)

Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Ahmad Zayadi, memberi keterangan. (Humas Kemenag)

JOGJAOKE.COM, Bogor — Ketersediaan sumber daya manusia penghulu secara nasional masih jauh dari kebutuhan ideal. Hingga 2026, jumlah penghulu tercatat 11.918 orang, sementara kebutuhan mencapai 16.237 orang, sehingga terdapat kesenjangan signifikan dalam layanan keagamaan di Kantor Urusan Agama (KUA).

Berita Terkait

Hadapi Tantangan Global, APEKSI Komwil III Susun Langkah Strategis
Stop Tawuran, Raih Prestasi! Gladiator Bogor Arena Vol. 2 Ubah Adrenalin Anak Muda Menjadi Prestasi
SBI Tebar 3.000 Pohon Lewat SERBU PACU, Wujud Nyata Komitmen Pelestarian Lingkungan
Mentrans Iftitah: Kunci Keberhasilan Hilirisasi Ada pada SDM yang Berorientasi Menuntaskan Misi
Temuan Emas 74 Kg Hebohkan Sentul, Polri Ungkap Nilai Aset Capai Rp476 Miliar
Wujudkan Kota Bogor Aman, Ikatan Alumni dan Pelajar STM/SMK Sepakat Tolak Kekerasan
Festival Tetangga 2 Dorong Penguatan Karakter Warga Lewat Aktivitas Edukatif
Ketua MPR Hadiri Haul dan Milad Ponpes Mama Bakry Sadeng, Tekankan Nilai Persatuan

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:05 WIB

Hadapi Tantangan Global, APEKSI Komwil III Susun Langkah Strategis

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Stop Tawuran, Raih Prestasi! Gladiator Bogor Arena Vol. 2 Ubah Adrenalin Anak Muda Menjadi Prestasi

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:38 WIB

SBI Tebar 3.000 Pohon Lewat SERBU PACU, Wujud Nyata Komitmen Pelestarian Lingkungan

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:58 WIB

Mentrans Iftitah: Kunci Keberhasilan Hilirisasi Ada pada SDM yang Berorientasi Menuntaskan Misi

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:43 WIB

Temuan Emas 74 Kg Hebohkan Sentul, Polri Ungkap Nilai Aset Capai Rp476 Miliar

Berita Terbaru