Program KB Gratis Jadi Upaya Pemkab Pandeglang Tekan Laju Pertumbuhan Penduduk

Selasa, 31 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Pandeglang – Pemerintah Kabupaten Pandeglang terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, salah satunya melalui kegiatan Keluarga Berencana (KB) gratis sebagai langkah pengendalian pertumbuhan penduduk. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Puskesmas Majasari dan Cikupa, Selasa (31/3/2026).

Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mengatakan, program KB gratis menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, pertumbuhan penduduk yang terkendali dapat mengurangi berbagai potensi permasalahan sosial dan ekonomi di masyarakat.

“Melalui kegiatan KB gratis ini, pemerintah hadir untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dengan pengendalian pertumbuhan penduduk, diharapkan berbagai kendala dapat diminimalisir,” ujar Bupati Dewi.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa program Keluarga Berencana diharapkan mampu mendorong terciptanya keluarga yang lebih siap dan berkualitas. Perencanaan yang matang dalam membangun keluarga menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang sehat dan sejahtera.

“Semoga dengan persiapan yang matang, program keluarga berencana ini dapat dijalankan dan dirawat dengan baik oleh masyarakat,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Bupati Dewi menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya dimulai dari sektor besar, tetapi juga dari lingkup terkecil, yakni keluarga. Keluarga yang kuat dan harmonis menjadi fondasi utama dalam mewujudkan Pandeglang yang maju, sejahtera, dan bermartabat.

“Kita bersama membangun Pandeglang dimulai dari hal kecil, di antaranya keluarga. Jika keluarga kuat, maka daerah pun akan semakin maju,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Keluarga Berencana (KB) Imas Ratnasari mengatakan, target sasaran dalam kegiatan tersebut sebanyak 152 akseptor.

“Jumlah tersebut terbagi menjadi dua kategori, yaitu Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dan Non-MKJP, yang tersebar di dua kecamatan, yakni Kecamatan Pandeglang sebanyak 86 akseptor dan Kecamatan Majasari sebanyak 66 akseptor,” jelasnya. (*)

Berita Terkait

Program Baznas dan Pemprov Dipadukan, Target Kemiskinan Ekstrem Nol Persen
Polda Banten Gelar Sumpah dan Pakta Integritas Rekrutmen Polri 2026
Ziarah Rombongan Warnai Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pandeglang ke-152
Lantik 132 Pejabat, Andra Soni Tekankan Inovasi dan Kinerja
Andra Soni: BSPS Jadi Solusi Rumah Layak dan Penguatan Ekonomi Masyarakat
Andra Soni Ajak Sinergi Revitalisasi Kawasan Banten Lama
Hari Pertama Kerja, Kemenag Pandeglang Gelar Halal Bihalal Pasca Lebaran
ASN Banten Didorong Lebih Berprestasi dan Solid dalam Pelayanan Publik

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 00:11 WIB

Program Baznas dan Pemprov Dipadukan, Target Kemiskinan Ekstrem Nol Persen

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:37 WIB

Program KB Gratis Jadi Upaya Pemkab Pandeglang Tekan Laju Pertumbuhan Penduduk

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:46 WIB

Polda Banten Gelar Sumpah dan Pakta Integritas Rekrutmen Polri 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:41 WIB

Ziarah Rombongan Warnai Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pandeglang ke-152

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:22 WIB

Lantik 132 Pejabat, Andra Soni Tekankan Inovasi dan Kinerja

Berita Terbaru

Bekasi

Rapat Banmus DPRD Bekasi Susun Agenda Kerja April 2026

Rabu, 1 Apr 2026 - 00:07 WIB