Temperan KA Gajayana Tambahan, KAI Ingatkan Warga Disiplin Keselamatan

Rabu, 25 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, Sleman – KAI Daop 6 Yogyakarta menyayangkan keras insiden temperan yang melibatkan KA 7002A Gajayana Tambahan relasi Gambir–Malang pada Rabu (25/3/2026) pagi.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.53 WIB di kilometer 155+3/4 petak jalan Maguwo–Brambanan, Jawa Tengah.

Pihak KAI menegaskan kejadian tersebut menjadi pengingat serius bagi masyarakat untuk lebih waspada dan disiplin terhadap aturan keselamatan di jalur kereta api.

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini dan berharap tidak terulang kembali di kemudian hari,” ujar Feni Novida Saragih,
‎Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta.

Ia menegaskan bahwa jalur kereta api merupakan area steril yang tidak boleh digunakan untuk aktivitas masyarakat.

“Jalur KA hanya diperuntukkan bagi operasional kereta api, bukan untuk aktivitas lain,” tegasnya.

Feni menjelaskan, korban temperan telah ditangani oleh pihak kepolisian setempat.

Sementara itu, seluruh awak dan penumpang KA 7002A Gajayana

Tambahan dipastikan dalam kondisi selamat dan tidak mengalami gangguan berarti.

“Kami bersyukur seluruh penumpang dan awak kereta dalam keadaan aman,” katanya.

Meski demikian, KAI Daop 6 Yogyakarta tetap menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang atas kejadian tersebut.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat insiden ini,” ungkap Feni.

Ia menambahkan, keselamatan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas utama pihaknya.

Lebih lanjut, KAI mengimbau masyarakat agar tidak membuat perlintasan liar serta selalu mematuhi rambu-rambu yang ada.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk disiplin, tidak beraktivitas di jalur KA, dan hanya melintas di perlintasan resmi,” pungkas Feni. (Andriyani)

Berita Terkait

Wali Kota Yogyakarta Soroti Tantangan Daerah dan Tegaskan Prioritas Program Pro-Rakyat
Pria Bersurjan Bergerak, Rawat Warga Terlupakan, Aksi Sosial Menggugah Hati
‎Syawalan Trah Prawirosentiko Hangatkan Persaudaraan Megah di Pendopo Bupati Sleman
Diserbu Pendaftar, Program Balik Kerja Gratis BPKH Meledak Lagi
Ratusan Warga Berebut Gunungan Ketupat Deresan, Tradisi Syukur Penuh Berkah
Arus Mudik Melandai, Terminal Giwangan Kembali Kondusif
Shalat Id UWM Sentil Hati Jamaah, Kembali Fitrah Sejati
Salat Id Muhammadiyah di Kauman Padat, Pesan Moral Menggema Keras

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:02 WIB

Wali Kota Yogyakarta Soroti Tantangan Daerah dan Tegaskan Prioritas Program Pro-Rakyat

Selasa, 24 Maret 2026 - 18:51 WIB

Pria Bersurjan Bergerak, Rawat Warga Terlupakan, Aksi Sosial Menggugah Hati

Senin, 23 Maret 2026 - 20:37 WIB

‎Syawalan Trah Prawirosentiko Hangatkan Persaudaraan Megah di Pendopo Bupati Sleman

Senin, 23 Maret 2026 - 15:45 WIB

Diserbu Pendaftar, Program Balik Kerja Gratis BPKH Meledak Lagi

Minggu, 22 Maret 2026 - 10:36 WIB

Ratusan Warga Berebut Gunungan Ketupat Deresan, Tradisi Syukur Penuh Berkah

Berita Terbaru