Tugu Air Mancur Palembang Hadir dengan Desain Baru, Simbol Identitas dan Spiritualitas Kota

Minggu, 15 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru meresmikan desain baru Tugu Air Mancur Palembang, Minggu (15/3/2026). Revitalisasi kawasan Bundaran Air Mancur (BAM) yang menjadi titik nol kilometer Kota Palembang tersebut didukung bantuan anggaran sebesar Rp10 miliar dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Peresmian itu turut dihadiri Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang, Wali Kota Palembang Drs. H. Ratu Dewa, Wakil Wali Kota Palembang Prima Salam, Ustaz Abdul Somad, Forkopimda Provinsi Sumsel, serta Forkopimda Kota Palembang.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa dalam sambutannya mengatakan pembangunan Bundaran Air Mancur Palembang Darussalam tidak sekadar menghadirkan infrastruktur kota, tetapi juga menjadi simbol peradaban, identitas, sekaligus spiritualitas masyarakat Kota Palembang.

Menurutnya, bundaran tersebut dirancang dengan desain utama berbentuk bunga cempaka telok yang memiliki makna mendalam dalam budaya Melayu Palembang.

“Bunga ini melambangkan keharuman akhlak, keindahan budi pekerti, serta kemuliaan peradaban masyarakat. Sebagaimana bunga yang menyebarkan aroma wangi ke sekelilingnya,” ujar Ratu Dewa.

Ia berharap keberadaan Bundaran Air Mancur tersebut dapat menjadi simbol Kota Palembang yang memancarkan kebaikan, kedamaian, dan keberkahan bagi masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Palembang dalam memperindah kawasan Air Mancur Palembang Darussalam yang selama ini menjadi salah satu penanda penting Kota Palembang.

Menurut Herman Deru, kawasan air mancur memiliki nilai sejarah dan emosional tersendiri bagi masyarakat Palembang. Sejak lama, lokasi tersebut menjadi titik penanda yang mudah dikenali oleh warga lokal maupun tamu dari luar daerah bahkan mancanegara.

“Sebagai orang Palembang, sejak lahir kita sudah mengenal tempat ini sebagai penanda kota. Jika ada saudara dari luar daerah datang, patokannya selalu Air Mancur Palembang dengan titik nol kilometer serta Masjid Agung yang menjadi kebanggaan kita,” katanya.

Ia menilai langkah Wali Kota Palembang Ratu Dewa bersama Wakil Wali Kota Prima Salam dalam merencanakan serta memperindah kawasan tersebut merupakan ide kreatif yang patut didukung.

Sebagai Gubernur, Herman Deru bersama Wakil Gubernur Cik Ujang menyatakan memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan dan penataan kawasan tersebut hingga akhirnya dapat terwujud.

“Alhamdulillah malam ini menjadi kenyataan. Air mancur ini sangat spesifik dengan berbagai penanda yang akan menjadi prasasti bagi langkah baik kita dalam memperindah kota,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan salah satu ornamen utama pada monumen tersebut adalah simbol lafaz Muhammad sebagai lambang penghormatan dan kecintaan masyarakat Palembang kepada Nabi Muhammad SAW.

Selain memiliki nilai filosofis, kawasan Air Mancur tersebut juga menyimpan banyak kenangan bagi masyarakat Palembang. Sejak dahulu tempat tersebut kerap menjadi ruang pertemuan masyarakat, termasuk bagi generasi muda untuk menjalin perkenalan dan persahabatan.

Herman Deru berharap penataan kawasan ini tidak hanya memperindah wajah kota secara fisik, tetapi juga membawa dampak positif bagi kehidupan masyarakat, terutama dalam membangun mental dan spiritual yang lebih baik.

“Mudah-mudahan pembenahan ini tidak hanya secara fisik, tetapi juga menjadi semangat untuk membangun mental spiritual masyarakat agar menjadi warga Palembang yang lebih baik,” katanya.

Ia juga menegaskan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan terus mendukung berbagai program pembangunan Pemerintah Kota Palembang, baik melalui kebijakan maupun dukungan anggaran.

“Teruslah berkarya Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Kami tentu akan mendorong dan mendukung penuh, bukan hanya dengan kata-kata, tetapi juga dengan dukungan anggaran,” tegasnya.

Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang difokuskan pada peningkatan estetika kawasan titik nol kilometer dengan konsep modern namun tetap mempertahankan identitas ikoniknya sebagai landmark kota.

Proyek tersebut meliputi perbaikan struktur air mancur utama, penataan lanskap di sekitar bundaran, serta peningkatan sistem pencahayaan agar tampilan kawasan semakin menarik, terutama pada malam hari.

Air mancur utama juga didesain ulang dengan ukuran lebih besar sehingga dapat menampilkan semburan air menari yang menjulang tinggi di bagian tengah bundaran.

Selain itu, kawasan di sekitar bundaran ditata kembali melalui penataan taman, lanskap, serta trotoar agar lebih rapi dan estetis.

Dengan pembenahan tersebut, Bundaran Air Mancur diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai landmark Kota Palembang sekaligus ruang publik yang representatif bagi masyarakat.(LSI)

Sumber : Adpim Sumsel

@gerbangpatriot

Berita Terkait

Gubernur Herman Deru Ajak Masyarakat Perbanyak Doa, Sumsel Gelar Salat Istisqa Hadapi Karhutla
Gubernur Herman Deru Tegaskan Sinergi Forkopimda Jadi Kunci Stabilitas Sumsel
Gubernur Herman Deru Pastikan Stok Beras Sumsel Aman hingga 10 Bulan kedepan, Masyarakat Diminta Tak Khawatir
Pagaralam Dipilih Jadi Tuan Rumah Kejurnas Lari Trail Indonesia 2026
Gubernur Herman Deru Tekankan Verifikasi Lapangan Calon Penerima Bantuan Bedah Rumah
Hotspot Karhutla di Sumsel Menurun, Satgas Darat Tetap Perkuat Penanganan
Hari Pramuka ke-65, Wagub Cik Ujang Ajak Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045
Karhutla Sumsel Tak Lagi Sebatas Imbauan, Herman Deru Tegaskan Langkah Gakkum

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 11:54 WIB

Gubernur Herman Deru Ajak Masyarakat Perbanyak Doa, Sumsel Gelar Salat Istisqa Hadapi Karhutla

Kamis, 3 September 2026 - 11:01 WIB

Gubernur Herman Deru Tegaskan Sinergi Forkopimda Jadi Kunci Stabilitas Sumsel

Rabu, 2 September 2026 - 11:00 WIB

Gubernur Herman Deru Pastikan Stok Beras Sumsel Aman hingga 10 Bulan kedepan, Masyarakat Diminta Tak Khawatir

Rabu, 2 September 2026 - 09:57 WIB

Pagaralam Dipilih Jadi Tuan Rumah Kejurnas Lari Trail Indonesia 2026

Rabu, 2 September 2026 - 09:48 WIB

Gubernur Herman Deru Tekankan Verifikasi Lapangan Calon Penerima Bantuan Bedah Rumah

Berita Terbaru