Penghasilan Tipis, Nelayan Pandeglang Berjuang di Laut

Jumat, 13 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM,  Pandeglang – Para nelayan di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Cikiruhwetan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang berharap modernisasi wilayah pesisir yang dilakukan pemerintah dapat meningkatkan harga jual ikan hasil tangkapan mereka.

Nelayan Cikiruhwetan, Mawardi (70) mengaku selama ini ikan hasil tangkapannya dihargai murah. Bahkan, hanya sedikit uang yang bisa ia bawa pulang dari hasil penjualan ikan segar.

“Ya itu tadi. Pertama kita kan ada pengeluaran untuk solar. Itu ngambilnya cukup jauh dan harganya berbeda,” katanya.

Kedua, biaya operasional dan logistik selama melaut menjadi beban para nelayan. Menurutnya, antara pendapatan dan pengeluaran saat melaut begitu tipis. Belum lagi hasil tangkapan yang harus dibagi antara kru kapal selama berlayar.

“Karena nggak bisa melaut sendiri,” imbuhnya.

Selanjutnya, Mawardi mengeluhkan kondisi cuaca yang dalam setahun terakhir tidak bersahabat. Hal itu membuat sebagian besar nelayan tidak berani melaut karena berisiko tinggi. Sementara itu, mata pencaharian sebagian besar masyarakat di Cikeusik adalah nelayan.

“Itu juga seharusnya bisa diperhatikan,” katanya.

Hal yang sama juga dikatakan Yusuf Khudaeri. Ia berharap keberadaan KNMP dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan. Apalagi nelayan di Cikeusik sebagian besar menggunakan peralatan tradisional.

“Oleh karena itu, kami berharap fasilitas yang disediakan pemerintah ini tidak hanya sampai selesai pembangunannya saja, tapi juga dilakukan pendampingan kepada para nelayan di sini agar bisa naik kelas,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengatakan, pemerintah saat ini fokus bagaimana nelayan bisa hidup sejahtera dan naik kelas. Salah satu upaya itu melalui program KNMP.

“Pelelangan yang dulu kumuh, melalui program KNMP dibuat lebih bersih, rapi dan tertata dengan baik. Termasuk pengelolaannya juga lebih modern,” katanya.

Menurut Dimyati, KNMP Cikiruhwetan menjadi salah satu proyek percontohan modernisasi pesisir. Pembangunan yang dilakukan meliputi tempat pelelangan yang modern, dermaga, bengkel, dan balai nelayan untuk pelatihan dan peningkatan taraf hidup dan ekonomi nelayan setempat.

“Anggaran yang digelontorkan pemerintah ke sini sudah sangat besar. Maka dari itu, saya berpesan kepada masyarakat di sini agar benar-benar merawat semua fasilitas yang sudah disediakan ini untuk kepentingan bersama,” ujarnya.(LSI)

Sumber : Adpim

@gerbangpatriot

Berita Terkait

Wagub Dimyati: Catur Bukan Sekadar Permainan, tetapi Mengajarkan Persaudaraan
Andra Soni Dorong Pembinaan Karate untuk Cetak Generasi Unggul
Kejurnas Hoki 2026 Jadi Bukti Kesiapan Banten Gelar Event Nasional
Gowes Merdeka 2026, Ratusan Pesepeda Semarakkan Tangsel
Lewat Catur, Dimyati Ajak Anak Muda Asah Kemampuan dan Sportivitas
Dimyati: Semangat Nasionalisme Generasi Muda Harus Terus Didukung
Gubernur Andra Soni: Budaya Adalah Identitas dan Jati Diri Daerah
Piala Gubernur Banten Jadi Ruang Pembinaan Atlet Futsal Muda

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Wagub Dimyati: Catur Bukan Sekadar Permainan, tetapi Mengajarkan Persaudaraan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Andra Soni Dorong Pembinaan Karate untuk Cetak Generasi Unggul

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Kejurnas Hoki 2026 Jadi Bukti Kesiapan Banten Gelar Event Nasional

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Gowes Merdeka 2026, Ratusan Pesepeda Semarakkan Tangsel

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Lewat Catur, Dimyati Ajak Anak Muda Asah Kemampuan dan Sportivitas

Berita Terbaru