UMY Dampingi Wirokerten Transformasi Digital Desa Wisata Berbasis Keamanan Siber

Minggu, 8 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bantul – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menjalankan program pengabdian kepada masyarakat skema desa binaan di Pendopo Pasar Blumbang Mataram, Kalurahan Wirokerten, Banguntapan, Bantul, Minggu (8/3/2026).
‎
Program ini menjadi bagian dari komitmen UMY mendorong penguatan desa wisata, transformasi digital, serta pembenahan kelembagaan desa secara berkelanjutan.
‎
“Program desa binaan ini kami rancang sebagai bentuk pendampingan nyata bagi desa agar mampu berkembang secara digital sekaligus memperkuat tata kelola kelembagaannya,” ungkap tim pengabdian UMY dalam kegiatan tersebut.
‎
Kegiatan ini melibatkan 11 dosen UMY dan dihadiri berbagai unsur pemerintah kalurahan serta pemangku kepentingan desa, mulai dari pengurus BUMDes Wirajaya Makmur, Pokdarwis Wira Jaya, pengelola Desa Wisata Wirokerten hingga rintisan desa budaya.
‎
Kehadiran berbagai elemen tersebut menunjukkan kuatnya pendekatan kolaboratif dalam program ini.


‎
“Pengembangan desa wisata tidak bisa berjalan sendiri, harus melibatkan pemerintah desa, pengelola wisata, dan masyarakat,” ujar salah satu peserta dalam forum diskusi.
‎
Dalam sesi materi, tim UMY mengangkat tema pendampingan desa wisata melalui penguatan keamanan siber di tengah meningkatnya penggunaan platform digital.
‎
Narasumber Dr. Nur Hayati, S.T. menegaskan bahwa transformasi digital membawa tantangan baru yang harus diantisipasi pengelola desa wisata.
‎
“Semakin tinggi penggunaan digital, semakin tinggi pula risiko keamanan digital,” jelasnya.
‎
Ia juga mengingatkan potensi ancaman seperti peretasan akun media sosial, cloning WhatsApp admin, hingga penyalahgunaan QRIS palsu yang dapat merusak reputasi desa wisata.
‎
Program ini juga dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) yang membahas solusi penguatan kelembagaan BUMDes, desa wisata, dan rintisan desa budaya.
‎
Sejumlah isu strategis turut dibahas, seperti kebutuhan NIB BUMDes, penguatan administrasi kelembagaan, hingga pengembangan branding desa.
‎
Dr. phil. Anwar Kholid menegaskan pentingnya tata kelola organisasi budaya di tingkat desa.
‎
“Perlu pengelolaan manajemen NIK kelompok kebudayaan agar lebih tertata,” ujarnya.
‎
Melalui program desa binaan ini, UMY berharap Wirokerten semakin siap menghadapi era digital dengan kelembagaan yang kuat serta ekosistem desa wisata yang aman dan berkelanjutan.(waw)

Berita Terkait

‎Warga Perum Polda Sleman Diajak Siaga Bencana dan Kamtibmas
Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.
Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”
Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi
Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan
Peringati HUT ke-81 KAI, Daop 6 Yogyakarta Gelar Upacara di Campus Darman Prasetyo
Wujud Kepedulian, Joglo Resto Njeron Beteng Bantu Mahasiswa NTT Tetap Kuliah di Yogyakarta
14 Tahun The Rich Jogja Hotel, Beyond Running Jadi Ajang Perayaan dan Kebersamaan

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:05 WIB

‎Warga Perum Polda Sleman Diajak Siaga Bencana dan Kamtibmas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi

Senin, 28 September 2026 - 15:57 WIB

Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan

Berita Terbaru