Kota Bandar Lampung dan Metro Masuk 10 Besar Inflasi Terendah Nasional

Senin, 23 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, BANDAR LAMPUNG – Provinsi Lampung menempati posisi pertama sebagai provinsi dengan tingkat inflasi terendah di Indonesia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per 2 Februari 2026, Lampung resmi dinobatkan sebagai provinsi dengan tingkat inflasi tahunan (year-on-year) terendah di seluruh Indonesia.

Hal tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah tahun 2026 yang diikuti oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan (Ekubang) Provinsi Lampung Bani Ispriyanto dari Ruang Command Center, Lantai II Diskominfotik Provinsi Lampung, Kantor Gubernur, Senin (23/2/2026).

Hingga Januari 2026, inflasi tahunan (year-on-year) Provinsi Lampung tercatat hanya sebesar 1,9%.

Angka ini menempatkan Lampung di 10 provinsi dengan inflasi terendah nasional, sekaligus berada dalam koridor target sasaran inflasi nasional yang ditetapkan pemerintah sebesar 1,5%-3,5%.

Stabilitas harga di tingkat provinsi ini didorong oleh performa Kota Bandar Lampung yang mencatatkan angka inflasi yang sangat rendah yakni 1,43%, sementara Kota Metro berada di angka 2,03%.

Keduanya masuk dalam jajaran 10 besar Kota dengan inflasi terendah di seluruh Indonesia.

Memasuki minggu ketiga (M3) Februari 2026 Indeks Perkembangan Harga (IPH) menunjukkan bahwa Lampung mencatatkan kenaikan indeks sebesar 0,89%.

Beberapa komoditas yang menjadi penyumbang andil kenaikan harga di Lampung pada periode ini, yaitu Cabai Rawit, Cabai Merah dan Bawang Putih.

Secara nasional, harga cabai rawit telah naik sebesar 19,89% dibandingkan Januari 2026, dengan rata-rata harga mencapai Rp. 68.928 per kg.

Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Sekjen Kemendagri) Tomsi Tohir menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah mencari solusi konkret bagi daerah dengan rapor merah guna menjaga stabilitas harga nasional.

Ia juga menginstruksikan Tim Pengendalian Inflasi Daera (TPID) untuk turun langsung ke lapangan.

Tomsi meminta agar seluruh daerah menghentikan pembahasan teori yang bertele-tele dan langsung fokus pada komoditas yang mengalami kenaikan harga signifikan.

Secara khusus, ia meminta provinsi yang tidak terdampak bencana alam untuk segera melakukan koreksi jika angka inflasinya masih tinggi.

“Daerah yang terkena bencana mungkin kita maklumi karena pasar hancur, tapi daerah lain harus segera berbenah. Kalau harga naik sendirian sementara tetangganya stabil, itu patut dicurigai,” pungkasnya.(Ls)

Sumber : Adpim

@gerbangpatriot

Berita Terkait

Marindo Kurniawan Ikuti Paripurna DPRD Lampung terkait Raperda APBD 2027
Gubernur Lampung Dorong Sinergi LPM untuk Pemerataan Ekonomi hingga Desa
Inovasi Pakan Mandiri Tekan Biaya Produksi hingga 50 Persen, Gubernur Mirza Dorong Pembudidaya Ikan Lampung Makin Sejahtera
Lampung Dorong Generasi Muda Lestarikan Seni dan Budaya
Dukung Tim Pemadam Lapangan, Pemprov Lampung Salurkan Bantuan Logistik dan Alat Karhutla
TP PKK Lampung Perkuat 10 Program Pokok PKK melalui Desa TAPIS
DLH Lampung Tinjau Progres Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik
Wagub Lampung Dorong Percepatan Penanganan TBC di Seluruh Daerah

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Marindo Kurniawan Ikuti Paripurna DPRD Lampung terkait Raperda APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Gubernur Lampung Dorong Sinergi LPM untuk Pemerataan Ekonomi hingga Desa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Inovasi Pakan Mandiri Tekan Biaya Produksi hingga 50 Persen, Gubernur Mirza Dorong Pembudidaya Ikan Lampung Makin Sejahtera

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Lampung Dorong Generasi Muda Lestarikan Seni dan Budaya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Dukung Tim Pemadam Lapangan, Pemprov Lampung Salurkan Bantuan Logistik dan Alat Karhutla

Berita Terbaru

Yogyakarta

Sekda Sleman Pastikan Stok BBM Aman, Warga Diminta Tidak Panik

Kamis, 22 Okt 2026 - 18:38 WIB