Tujuh Hari Perayaan Budaya, PBTY XXI 2026 Perluas Ruang Interaksi Kebhinekaan

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, YOGYAKARTA — Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) XXI Tahun 2026 kembali digelar sebagai agenda budaya tahunan yang menegaskan wajah Yogyakarta sebagai kota toleransi dan keberagaman. Tahun ini, PBTY menghadirkan keunikan tersendiri karena diselenggarakan bertepatan dengan bulan suci Ramadhan 1447 H, menghadirkan harmoni budaya antara tradisi Tionghoa dan nilai-nilai Ramadhan.

Diselenggarakan oleh Jogja Chinese Art & Culture Center (JCACC), PBTY XXI 2026 berlangsung selama tujuh hari, mulai 25 Februari hingga 3 Maret 2026, di kawasan Pecinan Ketandan – Malioboro dan Jl. Suryatmajan Yogyakarta. Mengusung tema “Warisan Budaya Kekuatan Bangsa”, PBTY tahun ini dikemas secara inklusif dengan konsep ngabuburit berbasis budaya, menjadikan ruang publik sebagai tempat perjumpaan lintas budaya dan lintas iman.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, PBTY XXI 2026 memindahkan Panggung Utama ke Jl. Suryatmajan, Kepatihan, tepatnya di pertigaan Ketandan – kawasan Melia Purosani. Penataan ini dilakukan untuk mendukung kenyamanan pengunjung sekaligus memperluas ruang interaksi budaya di kawasan Malioboro.

Selama pelaksanaan PBTY, masyarakat dapat menikmati beragam pertunjukan seni budaya Tionghoa dan budaya lokal, mulai dari atraksi Liong dan Barongsai, Wayang Po Tay Hee, hingga pentas seni kolaboratif yang berlangsung setiap hari mulai sore hingga malam. Momentum Ramadhan juga diisi dengan berbagai kegiatan ngabuburit positif, seperti talkshow budaya, olahraga Taichi dan Zumba, dongeng anak, hingga NgabubuRun.

Puncak perayaan PBTY XXI 2026 akan ditandai dengan Karnaval Budaya pada Sabtu, 28 Februari 2026, yang menampilkan kolaborasi seni budaya Tionghoa dan Nusantara. Karnaval ini akan mengambil rute dari Gedung DPRD DIY Malioboro hingga Titik Nol Kilometer, memperlihatkan wajah Yogyakarta sebagai ruang hidup kebhinekaan.

Selain seni pertunjukan, PBTY XXI juga menghadirkan Pameran Seni dan Budaya di Rumah Budaya Ketandan yang menyuguhkan sejarah Pandu Tionghoa serta Wayang Cina Jawa, memberikan edukasi budaya kepada masyarakat. Tak ketinggalan, sebanyak 172 stand bazar turut meramaikan acara dengan sajian kuliner, pernak-pernik Imlek, dan produk UMKM lokal.

Keberadaan PBTY XXI 2026 tidak hanya menjadi perayaan budaya, tetapi juga berdampak pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini melibatkan pelaku seni, UMKM, serta mendukung sektor akomodasi dan transportasi selama penyelenggaraan.

Melalui PBTY XXI 2026, Yogyakarta kembali menunjukkan bahwa perbedaan budaya dan keyakinan dapat berpadu dalam satu ruang kebersamaan. Akulturasi Ramadhan dan Imlek yang dihadirkan dalam PBTY menjadi simbol bahwa warisan budaya bukan hanya untuk dirayakan, tetapi juga menjadi kekuatan dalam mempererat persatuan bangsa. (Aga)

Berita Terkait

‎Warga Perum Polda Sleman Diajak Siaga Bencana dan Kamtibmas
Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.
Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”
Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi
Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan
Peringati HUT ke-81 KAI, Daop 6 Yogyakarta Gelar Upacara di Campus Darman Prasetyo
Wujud Kepedulian, Joglo Resto Njeron Beteng Bantu Mahasiswa NTT Tetap Kuliah di Yogyakarta
14 Tahun The Rich Jogja Hotel, Beyond Running Jadi Ajang Perayaan dan Kebersamaan

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:05 WIB

‎Warga Perum Polda Sleman Diajak Siaga Bencana dan Kamtibmas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi

Senin, 28 September 2026 - 15:57 WIB

Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan

Berita Terbaru