SMSI Serukan Peran Media Siber sebagai Penyejuk Publik dan Benteng Informasi

Rabu, 3 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menggelar rapat koordinasi nasional yang melibatkan seluruh pengurus tingkat Provinsi se-Indonesia, Rabu 3 September 2025.

Rapat yang digelar melalui saluran digital zoom meeting ini, dalam rangka menyerap informasi kondisi terkini daerah se-Indonesia dan juga menghimpun pandangan kebangsaan dari pelaku usaha media dari Sabang sampai Merauke.

Dalam sejumlah pemaparan Ketua SMSI Provinsi, dijelaskan bahwa kondisi daerah saat ini sudah mulai kondusif meskipun masih terjadi aksi-aksi massa untuk mengekspresikan aspirasi.

Demonstrasi yang berlangsung massif di sejumlah daerah pada pekan kemarin, yang juga sempat diwarnai kerusuhan di sejumlah kota, diakui Ketua SMSI Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Benny, tidak berimbas serius di wilayahnya.

Benny menyebut masyarakat NTT tidak terpancing pada provokasi konflik dan upaya pecah belah bangsa.

SMSI NTT menyerap aspirasi rakyat yang hingga saat ini mendukung langkah Pemerintahan Presiden Prabowo untuk mengatasi situasi.

Dukungan untuk menjaga kondusifitas juga diungkapkan Ketua SMSI Provinsi Papua, Hans, yang menyatakan masyarakat Kawasan Indonesia Timur tetap menjaga komitmen kebangsaan.

Masyarakat pers daerah juga mengungkapkan kegelisahan tentang penyebaran informasi yang tidak terkontrol melalui platform media sosial, dan merebaknya narasi provokasi oleh influencer di media sosial.

Situasi ini menimbulkan miss informasi di tengah masyarakat, sehingga memerlukan media massa yang mengedepankan sikap arif serta solutif untuk memperbaiki kondisi bangsa.

Ketua SMSI Banten, Lesman Bangun, mengajak seluruh unsur masyarakat pers di daerah mendukung pemerintahan Presiden Prabowo.

Bangun menekankan, hasil rapat SMSI kali ini bagaimana mendorong kesadaran tinggi masyarakat pers daerah untuk menjaga persatuan serta menolak segala bentuk provokasi.

Hal itu menjadi modal penting agar stabilitas daerah tetap terjaga di tengah dinamika politik nasional.

Lebih lanjut, SMSI Banten mengingatkan bahwa masyarakat di daerah tidak hanya menjadi penonton dalam situasi nasional, melainkan juga memiliki aspirasi yang harus diperhatikan.

Karena itu, pemerintah pusat diharapkan bisa lebih banyak mendengar suara masyarakat daerah.

“Kami meminta pemerintah pusat lebih mendengarkan aspirasi dari daerah. Rakyat daerah telah menunjukkan komitmen yang kuat untuk menjaga kondusifitas dan dukungan kepada Presiden Prabowo,” tegasnya.

Sedangkan Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus, menyampaikan bahwa semua aspirasi masyarakat pers daerah akan didorong untuk tersampaikan kepada Pemerintah Pusat dan juga Dewan Pers.

SMSI akan menyusun pernyataan sikap sebagai rekomendasi nasional SMSI untuk memberikan masukan kepada Pemerintahan Presiden Prabowo.

Firdaus juga menegaskan pentingnya peran media siber dalam menyampaikan informasi yang menyejukkan kepada publik.

Media lokal didorong untuk menjadi penyeimbang informasi sekaligus benteng melawan penyebaran hoaks yang berpotensi memicu keresahan di daerah.

“Media di daerah memiliki posisi strategis untuk menjaga suasana tetap kondusif. Kita harus bersama-sama memastikan informasi yang disampaikan ke masyarakat benar, menenangkan, dan tidak memperkeruh keadaan,” ujarnya.

Dengan kondisi yang mulai stabil, SMSI berharap seluruh masyarakat pers daerah tetap menjaga semangat kebersamaan.

Stabilitas daerah menjadi pondasi penting bagi keberhasilan pembangunan bangsa dan jalannya roda pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. (*)

Berita Terkait

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Pekerja Dapat Penguatan Hak dan Pelindungan
Hilirisasi dan AI Jadi Agenda Utama, Abdul Harris Bobihoe Hadiri Investor Daily Summit 2026
KPU Buka Suara Usai Putusan MK, Jelaskan Verifikasi Dokumen Gibran
Menaker Yassierli: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Hadirkan Era Baru Hukum Ketenagakerjaan
Penguatan Pendidikan Antikorupsi, Lampung Diganjar Penghargaan oleh KPK
Kemnaker Buka PVN 2026 Batch 6, Pendaftaran 1–14 Oktober
Setelah 8 Tahun, Gloria Jessica dan Ade Govinda Tutup Penantian Lewat Album “Blue.”
Wamenaker Tegaskan Pelindungan Peserta Harus Jadi Prioritas Pemagangan Luar Negeri

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:58 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Pekerja Dapat Penguatan Hak dan Pelindungan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:53 WIB

Hilirisasi dan AI Jadi Agenda Utama, Abdul Harris Bobihoe Hadiri Investor Daily Summit 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:22 WIB

KPU Buka Suara Usai Putusan MK, Jelaskan Verifikasi Dokumen Gibran

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Menaker Yassierli: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Hadirkan Era Baru Hukum Ketenagakerjaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Penguatan Pendidikan Antikorupsi, Lampung Diganjar Penghargaan oleh KPK

Berita Terbaru

Yogyakarta

‎Angkutan Barang KAI Daop 6 Melonjak, Tembus 320 Ribu Ton

Senin, 12 Okt 2026 - 13:38 WIB