Pemkot Bekasi Dukung Peran LAMAHU dalam Menjaga Kerukunan dan Toleransi

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, JAKARTA – Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe hadir secara resmi Musyawarah Besar (Mubes) IX Huyula Heluma Lo Hulontalo (LAMAHU) yang digelar di Gedung Menara Imperium Lantai 7, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Wawali Abdul Harris Bobihoe mengapresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh pengurus dan keluarga besar LAMAHU yang telah menyelenggarakan musyawarah besar sebagai forum tertinggi organisasi.

“Apresiasi tinggi dan selamat atas terlaksananya Musyawarah Besar kepada seluruh keluarga besar pengurus LAMAHU. Semoga berjalan dengan amanah, diselenggarakan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan dedikasi, serta membawa kemajuan bagi organisasi dan kemaslahatan bagi seluruh warga Gorontalo di mana saja berada,” ucap Wawali Abdul Harris Bobihoe

Menurutnya, Mubes bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan forum strategis untuk merumuskan arah kebijakan dan masa depan LAMAHU.

Di dalamnya banyak gagasan, harapan, serta cita-cita bersama demi menjaga nilai luhur budaya Gorontalo, khususnya semangat musyawarah untuk mufakat, saling menghargai perbedaan, dan mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Cita- cita besar dalam menjaga budaya, saling bergotong royong, menjunjung tinggi kerukunan dimanapun berada, terutama para saudara-saudara yang di Kota Bekasi, dari mana pun kita berasal maka cintai juga daerah tempat kita tinggal saat ini. Menjadi perekat persatuan dimanapun, junjung tinggi toleransi dan memajukan daerah,” kata Wawali Abdul Harris Bobihoe

Menurutnya, LAMAHU memiliki peran penting sebagai wadah kekeluargaan dan persatuan, tidak hanya dalam menjaga silaturahmi antaranggota, tetapi juga dalam melestarikan nilai adat, budaya, serta identitas kedaerahan di tengah arus globalisasi yang semakin kompleks.

“LAMAHU diharapkan mampu tampil sebagai organisasi yang solid secara internal, adaptif terhadap perubahan, serta berkontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah. LAMAHU bukan hanya simbol persatuan, tetapi juga motor penggerak kepedulian sosial,“ ujar Wawali Abdul Harris Bobihoe

Lebih lanjut, Pemerintah Kota Bekasi memandang organisasi kemasyarakatan seperti LAMAHU sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah, terutama dalam membangun aspek spiritual, moral, dan peradaban masyarakat.

“Pemerintah menjadi pengayom dan merangkul seluruh lapisan masyarakat, terus menjalin hubungan baik dengan seluruh stakeholder yang ada. LAMAHU merupakan mitra strategis untuk bersama-sama mewujudkan Kota Bekasi yang nyaman dan sejahtera warga masyarakatnya,” tutup Wawali Abdul Harris Bobihoe. (nr)

Sumber : Diskominfostandi

Berita Terkait

Bukan Sekadar Nomor Urut, Ini Cara Prof Indira Melihat Meritokrasi di Ombudsman
Indonesia Bersiap Miliki Standar Nasional Smart Hospital: RSNI3 Disetujui Secara Konsensus
HPN dan Porwanas 2027 di Lampung, Ahmad Muzani Dorong Konsolidasi Sponsor Sejak Dini
Penanganan Bencana NTT, Letkol Teddy Indra Wijaya Perkuat Percepatan Distribusi Bantuan
Prof Indira: Integrasi Data PPATK, Imigrasi dan Bea Cukai Perkuat Deteksi Kejahatan
AMKI Pusat Bersiap Gelar RALB, Bahas Kepemimpinan dan Kepengurusan
HUT ke-81 RI Jadi Momentum LLDIKTI Wilayah III Jakarta Perkuat Kolaborasi Perguruan Tinggi
HUT KEMERDEKAAN: REFLEKSI RASA SYUKUR

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Bukan Sekadar Nomor Urut, Ini Cara Prof Indira Melihat Meritokrasi di Ombudsman

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:43 WIB

Indonesia Bersiap Miliki Standar Nasional Smart Hospital: RSNI3 Disetujui Secara Konsensus

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:30 WIB

HPN dan Porwanas 2027 di Lampung, Ahmad Muzani Dorong Konsolidasi Sponsor Sejak Dini

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:42 WIB

Penanganan Bencana NTT, Letkol Teddy Indra Wijaya Perkuat Percepatan Distribusi Bantuan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Prof Indira: Integrasi Data PPATK, Imigrasi dan Bea Cukai Perkuat Deteksi Kejahatan

Berita Terbaru