PPP Pusatkan Harlah ke-53 di Aceh, Kedepankan Kemanusiaan

Minggu, 4 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jogja – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memutuskan memusatkan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-53 yang jatuh pada 5 Januari 2026 di Provinsi Aceh.

‎Ketua Umum DPP PPP, Muhamad Mardiono, mengatakan pemilihan Aceh bukan tanpa alasan, melainkan sebagai bentuk kepedulian partai terhadap daerah yang baru saja dilanda bencana banjir.

‎“Harlah kali ini kami arahkan untuk membantu pemerintah mempercepat pemulihan pascabencana, khususnya kondisi sosial dan ekonomi masyarakat,” ujar Mardiono.

‎Mardiono menegaskan, dalam rangkaian harlah tersebut, PPP menginstruksikan kadernya untuk terjun langsung ke lapangan.

‎“Kami siapkan sekitar 200 kader yang akan dilibatkan secara khusus dalam upaya pemulihan bencana. Mereka turun bukan untuk seremonial, tetapi benar-benar membantu masyarakat terdampak,” kata Mardiono saat ditemui di sela Musyawarah Wilayah (Muswil) PPP Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (4/1/2026).

‎Menurut Mardiono, perayaan harlah tahun ini sengaja diarahkan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

‎“Kami mengirimkan relawan dan bantuan logistik secara masif ke titik-titik terdampak, tidak hanya di Aceh, tetapi juga di Sumatera Utara dan Sumatera Barat,” ujarnya.

‎Ia menambahkan, langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat ketahanan pangan serta memperbaiki infrastruktur yang rusak, termasuk melalui dukungan sektor transportasi logistik guna memobilisasi pembangunan jembatan darurat.

‎Mardiono yang juga menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan menekankan pentingnya menjaga etika dalam kegiatan kemanusiaan.

‎“Sesuai amanat Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet, janganlah bencana dijadikan wisata,” katanya.

‎Karena itu, ia meminta seluruh kegiatan di lapangan dilakukan tanpa ekspose berlebihan.

‎“Tidak perlu swafoto, tidak perlu mencari popularitas. Yang terpenting adalah makna kehadiran di tengah rakyat,” ujar Mardiono, seraya mengingatkan bahwa keberhasilan politik lahir dari kesungguhan melayani masyarakat.(Waw)

Berita Terkait

UMY Genjot Edukasi Perawatan Bayi dan Nutrisi Warga
‎Anak PAUD Serbu Kantor Kalurahan, Belajar Budaya dan Literasi
Wamen Ekraf Blusukan Sleman, Kampung Kumuh Disulap Jadi Ekraf Unggulan
Haedar Nashir Ingatkan Pentingnya Pendekatan Mendalam dalam Ilmu Politik
UMY Respons Arahan Pemerintah, Gelar Retret Pendidikan Bela Negara
Damkarmat Kulon Progo Evakuasi Botol Nyangkut Alat Vital Lansia
Syawalan Pangripta Sleman Perkuat Solidaritas Dorong Perencanaan Kalurahan Berkualitas
Operasi Kemanusiaan PHM Berhasil Evakuasi Nelayan Terdampar di Perairan Kaltim

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 08:11 WIB

UMY Genjot Edukasi Perawatan Bayi dan Nutrisi Warga

Kamis, 16 April 2026 - 19:02 WIB

‎Anak PAUD Serbu Kantor Kalurahan, Belajar Budaya dan Literasi

Kamis, 16 April 2026 - 18:54 WIB

Wamen Ekraf Blusukan Sleman, Kampung Kumuh Disulap Jadi Ekraf Unggulan

Kamis, 16 April 2026 - 15:49 WIB

Haedar Nashir Ingatkan Pentingnya Pendekatan Mendalam dalam Ilmu Politik

Kamis, 16 April 2026 - 15:15 WIB

UMY Respons Arahan Pemerintah, Gelar Retret Pendidikan Bela Negara

Berita Terbaru