Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha Dorong Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang

Sabtu, 3 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Tangerang – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memperkuat kolaborasi lintas sektor dengan Lion Group dalam mendukung percepatan pemulihan penyelenggaraan pemerintahan daerah pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui fasilitasi transportasi udara bagi ratusan praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang ditugaskan ke wilayah terdampak bencana.

Keberangkatan tersebut terbagi dalam tiga kloter dengan total 1.132 orang pada hari yang berbeda. Jumlah itu terdiri dari 863 praja dan sisanya Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Mereka akan bertugas selama satu bulan, mulai 3 Januari hingga 3 Februari 2026.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melepas keberangkatan para praja IPDN di Terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (3/1/2026).

Dalam arahannya, Mendagri menegaskan agar seluruh praja IPDN menjalankan tugas secara profesional, menjaga etika, serta tidak menyusahkan masyarakat terdampak bencana. Penugasan tersebut difokuskan pada pembersihan lingkungan perkantoran pemerintahan sekaligus sebagai sarana pembelajaran praktik lapangan dalam mendukung pemulihan fungsi pemerintahan daerah.

“Kantor pemerintahan adalah jantung indikator pulihnya suatu keadaan. Kenapa?Karena di situ ada perintah, otoritas, dan pusat sumber daya,” ujar Mendagri.

Mendagri menjelaskan, pengiriman praja IPDN merupakan bagian dari skenario Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mempercepat pemulihan roda pemerintahan Kabupaten Aceh Tamiang. Fokus awal diarahkan pada pengaktifan kembali Kantor Bupati serta sejumlah kantor perangkat daerah yang terdampak banjir, agar aktivitas pemerintahan dapat segera berjalan.

Keberangkatan praja IPDN ke Aceh Tamiang dilakukan dalam tiga kloter menggunakan pesawat Lion Air tanpa dipungut biaya. Dukungan transportasi udara tersebut merupakan bentuk partisipasi Lion Group dalam misi kemanusiaan penanganan bencana dan dukungan terhadap upaya pemerintah dalam pemulihan daerah terdampak.

Mendagri menyampaikan apresiasi atas dukungan Lion Group yang secara konsisten terlibat dalam berbagai misi kemanusiaan di Indonesia. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi elemen penting dalam mempercepat penanganan bencana serta pemulihan pascabencana di daerah.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur Lion Group Daniel Putut Kuncoro Adi menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung gerakan kemanusiaan. Lion Group juga telah berpengalaman terlibat dalam berbagai misi penanganan bencana, termasuk saat tsunami Aceh 2004 dan sejumlah bencana lainnya.

Ia membenarkan bahwa proses pengangkutan praja dilaksanakan tanpa dipungut biaya. Seluruh operasional penerbangan ditanggung sepenuhnya oleh Lion Group. “Sebagai bentuk kontribusi langsung kepada rakyat Indonesia, sekaligus komitmen kami dalam mendukung penanganan dan pemulihan pascabencana,” jelasnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, Wamendagri Akhmad Wiyagus, serta pejabat Kemendagri lainnya. Hadir pula Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I Kelas Utama Putu Eka Cahyadhi dan pejabat terkait.(nr)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Tingkatkan Komunikasi Publik, Wamendagri Tegaskan Pentingnya Reformasi Peran Humas
Peringatan Seperempat Abad Kota Tasikmalaya! Wamendagri Wiyagus Boyong Pesan Sinergi dan Transformasi Pembangunan
Hadapi Tantangan Penyaluran Bantuan, Mendagri Instruksikan Penguatan Sistem IT Daerah
Dorong Ekonomi Desa Melesat, Wamendagri Bima Arya Minta KDKMP Gandeng BUMN dan Unsur Desa
Dorong Kemandirian Energi Wilayah 3T, Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Lirik Potensi EBT
Lakukan Penanganan Komprehensif, Wamendagri Wiyagus Soroti Peran Kunci Forkopimda Hadapi Karhutla Kaltim
Kejari Kota Bekasi Gandeng BRI, Kajari: Kerja Sama Jangan Sekadar Seremonial
Tak Boleh Asal Buat Rules! Mendagri Pastikan Regulasi Daerah Beneran Berdampak dan Tepat Sasaran

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Tingkatkan Komunikasi Publik, Wamendagri Tegaskan Pentingnya Reformasi Peran Humas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Peringatan Seperempat Abad Kota Tasikmalaya! Wamendagri Wiyagus Boyong Pesan Sinergi dan Transformasi Pembangunan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Hadapi Tantangan Penyaluran Bantuan, Mendagri Instruksikan Penguatan Sistem IT Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Dorong Ekonomi Desa Melesat, Wamendagri Bima Arya Minta KDKMP Gandeng BUMN dan Unsur Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Dorong Kemandirian Energi Wilayah 3T, Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Lirik Potensi EBT

Berita Terbaru