Teror Terhadap Aktivis dan Pegiat Media Sosial Hanya Akan Merusak Citra

Jumat, 2 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Praktik teror yang dialami oleh para aktivis dan pegiat media sosial yang mengkritik kinerja pemerintah dalam menangani bencana Sumatera yang bentuknya berupa pengiriman bangkai ayam, vandalisme , hingga ancaman serangan digital sangat disesalkan.

Pengamat sosial ekonomi dan keagamaan Anwar Abbas mengatakan, tindakan tersebut selain melecehkan konstitusi yang menjamin kebebasan berpendapat juga akan bisa merusak citra pemerintah dan citra presiden Prabowo karena dengan adanya tindakan tersebut maka Prabowo akan dicap oleh banyak pihak sebagai pemimpin yang anti terhadap kritik.

“Untuk itu sebaiknya yang dilakukan pihak pemerintah dan atau oleh para pendukungnya adalah bekerja keras membantu dan mengatasi masalah yang dihadapi oleh para korban banjir di Sumatera tersebut dengan baik dan mengkomunikasikan progresnya kepada pihak publik dengan cara yang baik pula karena dengan cara seperti itulah masyarakat akan bisa mendapatkan informasi yang akurat dari apa yang sudah dilakukan oleh pihak pemerintah bersama masyarakat,” kata Anwar Abbas yang juga Ketua PP Muhammadiyah dalam keterangan tertulis yang diterima Jumat (2/1/2026).

Dikatakan, dengan cara itu publik akan bisa menilai kritik-kritik yang ada apakah kritik tersebut objektif atau tidak. Oleh karena itu yang paling penting dilakukan oleh pihak pemerintah dan atau para pendukungnya bukannya menteror para aktivis dan para pegiat sosial.

Tetapi adalah bagaimana caranya supaya pihak pemerintah bisa membuktikan kinerjanya secara konkret di lapangan karena seperti dikatakan oleh orang bijak Lisanul Hal Afshah min lisanil Maqal artinya perbuatan yang kita lakukan jauh lebih efektif dan lebih kuat pengaruhnya dari pada perkataan.

Ini artinya adanya tindakan nyata dari pemerintah di lapangan jauh lebih ampuh dan lebih efektif dalam menyampaikan pesan kepada publik dari pada hanya berupa kata-kata semata.

Anwar Abbas mengharapkan pihak pemerintah dan atau para pendukungnya tidak melakukan hal-hal yang tidak terpuji karena bila hal itu terus dilakukan maka yang akan terjadi adalah rusaknya citra pemerintah terutama citra dari presiden Prabowo sendiri dan kita tentu saja tidak mau hal itu terjadi karena dampaknya sangat buruk bagi masa depan bangsa yang sama-sama kita cintai ini.(*)

Berita Terkait

Indonesia Bersiap Miliki Standar Nasional Smart Hospital: RSNI3 Disetujui Secara Konsensus
HPN dan Porwanas 2027 di Lampung, Ahmad Muzani Dorong Konsolidasi Sponsor Sejak Dini
Penanganan Bencana NTT, Letkol Teddy Indra Wijaya Perkuat Percepatan Distribusi Bantuan
Prof Indira: Integrasi Data PPATK, Imigrasi dan Bea Cukai Perkuat Deteksi Kejahatan
AMKI Pusat Bersiap Gelar RALB, Bahas Kepemimpinan dan Kepengurusan
HUT ke-81 RI Jadi Momentum LLDIKTI Wilayah III Jakarta Perkuat Kolaborasi Perguruan Tinggi
HUT KEMERDEKAAN: REFLEKSI RASA SYUKUR
Demokrat Dorong Kepedulian Lingkungan, Puluhan Ribu Masyarakat Terlibat Gerakan Indonesia Asri

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:43 WIB

Indonesia Bersiap Miliki Standar Nasional Smart Hospital: RSNI3 Disetujui Secara Konsensus

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:30 WIB

HPN dan Porwanas 2027 di Lampung, Ahmad Muzani Dorong Konsolidasi Sponsor Sejak Dini

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:42 WIB

Penanganan Bencana NTT, Letkol Teddy Indra Wijaya Perkuat Percepatan Distribusi Bantuan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Prof Indira: Integrasi Data PPATK, Imigrasi dan Bea Cukai Perkuat Deteksi Kejahatan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:27 WIB

AMKI Pusat Bersiap Gelar RALB, Bahas Kepemimpinan dan Kepengurusan

Berita Terbaru

Lampung

Driver Ojol Kembalikan Rp80 Juta, Kejujuran Tama Viral

Rabu, 19 Agu 2026 - 19:34 WIB